Anda berada di halaman: Syaikhuna » Biografi » Biografi Keluarga
Silakan Login

Username
Password
Update Terakhir
Sabtu, 11 Peb 2012
Halaman:  Hikmah
Sabtu, 11 Peb 2012
Halaman:  Hikmah
Hikmah 11 Intropeksi diri sebelum terkenal
Oleh: KH. M.Wafi MZ. Lc. Msi
Kamis, 15 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Hikmah 235 Definisi Tawadlu’ Haqiqi
Oleh: KH. M.Wafi MZ. Lc. Msi
Senin, 12 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Kamis, 08 Des 2011
Halaman: 
FENOMENA PEMBATASAN KUOTA HAJI
Oleh: Tim Website
Kamis, 08 Des 2011
Halaman:  Mawaizh
Senin, 05 Des 2011
Halaman:  Artikel
HITAM PUTIH DI BULAN MUHARROM
Oleh: zainal 'abidin
Minggu, 04 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Hikmah 227 Pemikiran ilmuwan yang dangkal
Oleh: K.H Wafi Maimoen zubair
Minggu, 27 Nov 2011
Halaman:  Berita
Minggu, 27 Nov 2011
Halaman: 
Info Singkat
Selasa, 12 Jul 2011
Pengirim: tim website
 

Ayah, Istri dan Putra-Putri Syaikhuna

Print this page Generate PDF
KH. Abdullah Ubab Maimoen (Putra Pertama)

Oleh: Tim Mading Ishmah

Beliau adalah putra pertama dari tiga bersaudara hasil pernikahan al fadhil KH Maimoen Zubair dengan istri pertamanya ibu nyai Hj. Fahimah binti KH Baidlowi Lasem. Dilahirkan di Sarang rembang pada tanggal 10 Agustus 1954 M. beliau kecil sudah sangat akrab dengan lingkungan pesantren mulai dari mengaji sholat berjamaah, sekolah madrasah adalah kebiasaannya sehari-hari yang sudah menjadi didikan anak seorang putra kyai. Sehingga tak heran jika akhirnya membentuk pribadi yang saleh dan punya daya intelektualitas tradisi yang handal. Beliau melanjutkan studinya di madrasah darul ulum jombang (1971-1973).

Setelah mengenyam pendidikan di Sarang, beliau juga sempat memperdalam ilmunya di PP Lirboyo pada tahun 1974-1977, mengikuti jejak sang ayah yang dulunya pernah nyantri disana.

KH. Ubab dewasa terkenal dengan pergaulan yang supel baik dengan kawan maupun lawan, punya solidaritas tinggi dan tawadlu'. Setelah lulus dari PP lirboyo beliau melanjutkan perjalanan sucinya ke tanah haram, mengabdi dan mengaji dibawah bimbingan dan naungan Sayyid Muhammad bin alawi al maliki. Hingga tibalah waktunya beliau pulang ke tanah air untuk mengembangkan dan memperjuangkan ajaran para guru, ajaran ulama' salaf, ajaran rosulillah di muhadloroh, beliau memegang Fan ushul fiqih dengan mengajar kitab غاية الوصول

Akhirnya di Sarang, bersama para masyayekh beliau ikut mengembangkan pesantren Sarang khususnya PP Al Anwar. Diluar gelanggang pesantren beliaupun gigih memperjuangkan islam lewat medan politik. Terbukti dari tahun 1990 sampai sekarang beliau masih menjabat sebagai pengurus DPC PPP Kabupaten Rembang.

Kembali Cetak
Komentar

Komentar

7 + 21 =
Nama * :
Email * :  
Komentar * :  
 

''