Anda berada di halaman: Syaikhuna » Biografi » Biografi Keluarga
Silakan Login

Username
Password
Update Terakhir
Sabtu, 11 Peb 2012
Halaman:  Hikmah
Sabtu, 11 Peb 2012
Halaman:  Hikmah
Hikmah 11 Intropeksi diri sebelum terkenal
Oleh: KH. M.Wafi MZ. Lc. Msi
Kamis, 15 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Hikmah 235 Definisi Tawadlu’ Haqiqi
Oleh: KH. M.Wafi MZ. Lc. Msi
Senin, 12 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Kamis, 08 Des 2011
Halaman: 
FENOMENA PEMBATASAN KUOTA HAJI
Oleh: Tim Website
Kamis, 08 Des 2011
Halaman:  Mawaizh
Senin, 05 Des 2011
Halaman:  Artikel
HITAM PUTIH DI BULAN MUHARROM
Oleh: zainal 'abidin
Minggu, 04 Des 2011
Halaman:  Hikmah
Hikmah 227 Pemikiran ilmuwan yang dangkal
Oleh: K.H Wafi Maimoen zubair
Minggu, 27 Nov 2011
Halaman:  Berita
Minggu, 27 Nov 2011
Halaman: 
Info Singkat
Selasa, 12 Jul 2011
Pengirim: tim website
 

Ayah, Istri dan Putra-Putri Syaikhuna

Print this page Generate PDF
KH. Majid Kamil Maimoen (Putra Keempat)

Oleh: Tim Mading Ishmah

Majid Kamil, begitulah nama lengkapnya beliau terlahir pada tanggal 20 Juni 1971 didesa karangmangu Sarang rembang. Adalah putra KH. Maimoen Zubair dari istri kedua Hj. Masthi’ah binti KH. Idris cepu blora. Beliau kecil tumbuh sebagaimana layaknya putra-putri Syaikhina Maimoen beliupun merasakan gemblengan ilmu agama sejak kecil.

Di MGS lah awal pengembaraan beliau di jagad keilmuan yang tak berujung, santai dan ulet itulah pribadi beliau dengan modal kesungguhannya dalam belajar akhirnya setelah menamatkan pendidikan di MGS pada tahun 1992 M beliau dikirim ke PP Darut Tauhid Makkah Al Mukarromah untuk menimba ilmu kepada Sayyid Muhammad. Disana beliau mengaji baik yang bersifat klasikal sampai sorogan kepada ulama’ ulama’ yang didatangkan ke ma’had darut tauhid terlebih kepada Sayyid Muhammad.

Setelah dirasa cukup oleh Sayyid pada tahun 2003 beliau diijinkan pulang ke Sarang. Sepulang dari Makkah almukarromah dan menetap di Sarang dan menetap di PP al anwar sekaligus mengajar beliau membantu visi dan misi sang ayahandanya. Di Muhadloroh beliau mengajar Fan Ilmu Mustholahul Hadits

Kembali Cetak
Komentar

Komentar

6 + 18 =
Nama * :
Email * :  
Komentar * :  
 

''