Anda berada di halaman: Syaikhuna » Mawaizh
Silakan Login

Username
Password
Update Terakhir
Kamis, 29 Jul 2010
Halaman:  Hikmah
Jumat, 23 Jul 2010
Halaman:  Hikmah
HIKMAH KE-57 DUA GOLONGAN YANG DISELAMATKAN DARI 'UJUB
Oleh: KH. Muhammad Wafi MZ. Lc, MSI
Selasa, 06 Jul 2010
Halaman:  Ragam
POUZING VS ROKOK
Oleh: Hamzah "Mahesa"
Selasa, 06 Jul 2010
Halaman: 
HIKMAH 143 HALIAH SANG ZAHID DAN SANG 'ARIF KETIKA DIPUJI
Oleh: KH. Muhammad Wafi MZ, Lc. MSI
Selasa, 06 Jul 2010
Halaman: 
HIKMAH 118 Ikhlas
Oleh: KH. Muhammad Wafi MZ, Lc. MSI
Selasa, 06 Jul 2010
Halaman:  Hikmah
HIKMAH 117 KHUSUSIYAH SHOLAT
Oleh: KH. Muhammad Wafi MZ, Lc. MSI
Selasa, 22 Jun 2010
Halaman:  Info Singkat
Selamat untuk Gus Abdul Ghofur MZ
Oleh: tim website Al-Anwar
Selasa, 22 Jun 2010
Halaman:  Berita
Rabu, 26 Mei 2010
Halaman:  Berita
TAMU ISTIMEWA DARI BUMI BANI UMAYYAH
Oleh: reporter ppalanwar.com
Rabu, 26 Mei 2010
Halaman:  Berita
"KAMI MENCINTAI SYEKH MAIMUN"
Oleh: reporter ppalanwar.com
Info Singkat
Selasa, 22 Jun 2010
Pengirim: tim website Al-Anwar
Selasa, 16 Peb 2010
Pengirim: arwan61@yahoo.co.id
 

Petuah, Pandangan dan Pemikiran KH. Maimoen Zubair

Print this page Generate PDF
RELEVANSI HUKUM ISLAM

Agus Junaidi
اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَنْعَامَ لِتَرْكَبُوا مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ (79) وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَلِتَبْلُغُوا عَلَيْهَا حَاجَةً فِي صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ (80) [غافر/79، 80] Ayat di atas menjelaskan tentang perkembangan islam yang ditinjau dari segi pembangunannya. Pembangunan tersebut sudah dimulai sejak tahun 50-an awal zaman para nabi pertama kali mensyiarkan hukum – hukum islam yang ditandai dengan semakin banyaknya binatang unta dan sebagian berupa kuda yang menyebar ke berbagai tempat, mulai Cina hingga lautan atlantik. Dan kalau kita mau berfikir kritis mengenai hal ini ternyata dalam hukum – hukum islam memang selalu relevan ( tak habis dimakan zaman/sesuai perkembangan zaman ) tidak seperti pemikiran orang-orang yang selalu mengedepankan otaknya. Dalam islam sudah tertulis dengan jelas di kitab al-quran dan hadits bahwa unta dan kuda merupakan refleksi kendaraan masa sekarang, dan sebagai bukti kebenaran dan kerelevannya maka hal tersebut disinggung dalam ayat al-qur'an yang berbunyi : وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ (8) [النحل/8] 8. Dan (Dia Telah menciptakan) kuda, bagal[820] dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. [820] Bagal yaitu peranakan kuda dengan keledai. Ayat di atas membuktikan bahwa unta dan kuda merupakan alat transportasi zaman dahulu yang diberi makanan dari rumput. Begitu juga dengan zaman sekarang, kalau kita berfikir dengan akal kritis serta dilandaskan dengan dalil di atas maka bisa ditarik kesimpulan bahwa mobil atau kendaraan yang lainya merupakan alat transportasi yang ada pada zaman sekarang dan mengggunakan bahan bakar bensin atau lainya. Transportasi ini bisa disamakan dengan unta dan kuda, dengan demikian kendaraan orang – orang pada zaman sekarang merupakan refleksi dari bentuk relevansi hukum-hukum al-qur'an. Dan dalam masalah ini sebenarnya juga menyinggung ayat lain yang menjelaskan tentang hewan unta yang dikemudian hari hewan tersebut akan habis. Hewan tersebut juga nanti menjadi salah satu bukti akan datangnya hari qiyamat. Sebagaimana yang telah difirmankan Allah swt dalam surat at-takwiir yang berbunyi: إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ (1) وَإِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ (2) وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ (3) وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ (4) وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ (5) وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ (6) [التكوير/1-6] ........الاية 1. Apabila matahari digulung, 2. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan, 3. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan, 4. Dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (Tidak diperdulikan) 5. Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, 6. Dan apabila lautan dijadikan meluap Permasalahan di atas ( tanda – tanda hari qiyamat ) sebenarnya bisa ditimbulkan dengan adanya zaman modern. Hal ini bisa dikaitkan dengan hewan unta yang makin lama makin habis dan sudah tidak dipergunakan lagi pada zaman sekarang. Sebagai bukti kemodernannya yaitu mereka sekarang mampu membuat sebuah kendaraan yang terinspirasi dari hewan unta yang mampu menopang berbagai bentuk muatan, sehingga dengan adanya kendaraan tersebut mereka sering menggunakanya untuk mengangkut muatan dan telah meninggalkan unta sebagai alat transportasi. Dengan contoh lain yang tergambarkan dari seekor hewan, manusia juga mampu untuk menciptakan sebuah karya nyata sehingga terbentuklah sebuah alat transportasi udara yang disebut kapal terbang. وَيُرِيكُمْ آَيَاتِهِ فَأَيَّ آَيَاتِ اللَّهِ تُنْكِرُونَ (81) [غافر/81] Ayat tersebut juga menjelaskan bukti kebenaran tentang ayat – ayat al-quran yang meliputi berbagai keadaan dan kejadian di muka bumi ini. Sebuah contoh adalah kendaraan udara dan laut yang biasa disebut kapal terbang dan kapal laut. Dalam al-qur'an juga dijelaskan bahwa kedua kendaraan tersebut dijadikan bukti akan dekatnya hari qiyamat yaitu ketika keduanya saling bertabrakan dan berjatuhan sehingga habis ((ومثاعا الي حين. Dijelaskan juga bahwa sesuatu yang menjadi rahasia di bumi ini semuanya akan diperlihatkan Allah swt. Ayat tersebut juga menyinggung tatkala Allah menjadikan hewan ternak sebagai permulaan dalam berbagai kemajuan pembangunan agama islam. Akan tetapi sekarang semuanya sudah habis berganti menjadi perkara yang bersifat permesinan. Misal saja seekor domba. Domba merupakan hewan yang dibuat manusia untuk menarik tunas (benih) dari salah satu tumbuhan. Dan sekarang ini telah ada sebuah mesin yang menggantikan yaitu mobil. Allah menciptakan hewan ternak agar setiap manusia memanfaatkanya sebagai salah satu alat kendaraan yang bermafaat, juga sebagai peternakan dan kadang dibuat untuk makanan serta bulunya dibuat untuk kemanfaatan lainnya. Ini semua adalah bukti-bukti kebenaran ayat-ayat Allah swt. Ayat lain juga mencontohkan tentang listrik yang bersumber dari api. Tentunya kita berfikir, dari mana api itu dan siapa yang menciptakanya. Oleh karena itu jika manusia menginginkan kehidupan dunia dan akhirat maka dia harus mengerti terlebih dulu tentang ilmunya. Dengan ilmu tersebut, manusia akan mengerti tentang ayat – ayat Allah dari seluruh aspek kehidupan. Wallhu a'lam.
Kembali Cetak
Komentar

Komentar

14 + 10 =
Nama * :
Email * :  
Komentar * :  
 
  • September 9, 2009, 8:38 pm - Anas

    Assalamu'alaikum wr.wb. Bagaimana tentang msalah ayat Al-Qur'an yang menjelaskan masalah budak,apakah masih relevan untuk zaman sekarang? Kalau tidak apa bedanya maslah budak dengan ayat-ayat di atas yg sudah di jelaskan oleh Syaikhina KH.Maimun Zubair yaitu maslah Khail(kuda) yg pada zaman sekarang di samakan dengan mobil atau motor? Sebelumnya ana ucapin syukron kastir. Wassalamu'alaikum wr.wb.


''