![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
|
|
|
|
Senin, 25 Jan 2010
ISTIGHOTSAH DAN MANAQIB KUBRO
Pada pertengahan bulan januari 2010 tepatnya pada tanggal 13 januari 2010 M kecamatan Sarang didaulat untuk menjadi tempat penyelenggaraan Istighotsah dan manaqib kubro jam'iyyah thoriqoh al mu'tabaroh an nahdliyyah sekabupaten Rembang.
Pada pertengahan bulan januari 2010 tepatnya pada tanggal 13 januari 2010 M kecamatan Sarang didaulat untuk menjadi tempat penyelenggaraan Istighotsah dan manaqib kubro jam'iyyah thoriqoh al mu'tabaroh an nahdliyyah sekabupaten Rembang. Yang acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh beliau Habib Luthfi dari pekalongan yang merupakan ketua umum jam'iyyah thoriqoh mu'tabaroh an nahdliyyah dan juga akan hadir dalam acara tersebut K.H. Maimoen Zubair seorang ulama' karismatik yang berasal dari Sarang.
Acara tersebut dimulai sekitar pukul 12.30 WIB tepatnya di lapangan desa Sendang Mulyo. Karena besarnya animo masyarakat yang ingin menghadiri acara tersebut, karena ini merupakan hajatan besar yang diadakan setiap tahun, masyarakat pun berbondong-bondong datang ke tempat acara jauh sebelum acara dimulai. Walaupun pada waktu itu cuaca sedang tidak menentu. Untuk mengantisipasi membludaknya jama'ah panitia pun menyiapkan aparat untuk mengamankan acara tersebut yang terdiri unsur TNI dan POLRI.
Disamping acara Istighotsah dan manaqib, pada acara tersebut juga dilakukan pengangkatan kepengurusan JETMAN (Jam'iyyah thoriqoh al mu'tabaroh an nahdliyyah) yang terdiri dari para mursyid dari berbagai daerah yang dipimpin oleh K.H. Dzikron Abdullah. Di tengah-tengah acara tersebut juga diadakan pemberian santunan pada 99 anak yatim piatu di daerah Sarang dan sekitarnya
Acara pada hari itu terasa lain dari biasanya, karena dalam susunan acara terdapat acara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diiringi oleh grup AMB (Al Anwar Marching Band) yang terdiri dari santri-santri PP. Al Anwar yang diasuh oleh K.H Maimoen Zubair.
Acara demi acara pun berlangsung dengan lancar yang puncaknya adalah Mauidloh yang disampaikan oleh beliau Al Habib Luthfi. Walaupun sempat dikhawatirkan beliau tidak bisa hadir dalam acara tersebut. Namun, kekhawatiran tersebut sirna dengan datangnya mobil bermerek TOYOTA Fortuner yang menjadi kendaraan Habib Luthfi. Jama'ah pun berbondong-bondong untuk menyambut kedatangan beliau sehingga jalanan menjadi sesak dengan jama'ah yang ingin menyambut beliau. Namun berkat kesigapan dari aparat akhirnya jama'ah bisa ditertibkan dan mobil yang beliau kendarai bisa melaju dengan mulus tanpa hambatan.
Dalam mauidlohnya beliau menjelaskan tentang tafaqur kepada Allah, dalam mas'alah ini beliau mencontohkan dengan nasi, nasi adalah makanan pokoknya orang Indonesia maka dari itu ulama-ulama terdahulu sangat menghormati nasi dalam artian ketika makan kemudian ada nasi yang jatuh maka diambillah nasi tersebut walaupun satu butir nasi, ini membuktikan bahwa dalam hati beliau tidak ada rasa sombong, berbeda sama kita, tetapi kita sendiri tidak merasakan hal tersebut, banyak nasi-nasi yang berhamburan ketika kita makan,padahal kalau kita pikir butir nasi bisa memberikan pada kita sebuah darah, betapa kuasanya allah swt. Demikia sekilas mauidloh yang disampaikan oleh beliau.
Acara pun berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Walaupun terbilang sukses namun dirasa ada kekurangan pada acara tersebut dengan tidak hadirnya beliau K.H Maimoen Zubair dikarenakan sayah (jawa. Red). Beliaupun mewakilkan pada putra beliau K.H. M.Najih MZ untuk menghadiri acara tersebut.
Setelah acara selesai tak disangka-sangka Habib luthfi mampir ke ndalem K.H Maimoen Zubair. Para santri yang pada waktu itu sedang bersiap untuk mengaji ba'da ashar pun berhamburan keluar untuk menyaksikan pertemuan agung tersebut. Pertemuan itupun tidak berlangsung lama. Tepat sebelum adzan maghrib berkumandang Habib Luthfi pun pamit untuk melanjutkan perjalanan beliau.
Penulis: Team Web.
|
Komentar