Anda berada di halaman: Berita » Ragam
Silakan Login

Username
Password
Update Terakhir
Sabtu, 19 Mei 2012
Halaman:  Info Singkat
Sabtu, 19 Mei 2012
Halaman:  Info Singkat
Kamis, 17 Mei 2012
Halaman:  Hikmah
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Mawaizh
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman: 
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Bahtsul Masail
Menaggapi hasil keputusan MK tentang anak hasil zina
Oleh:  Lajnah an-Nadwah al-Ilmiyyah [LNI] ’11 -‘12
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Bahtsul Masail
Mengubur dua mayat dalam satu kuburan gara-gara tidak mampu bayar sewa
Oleh: Lajnah an-Nadwah al-Ilmiyyah [LNI] ’11 -‘12
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Bahtsul Masail
Pemindahan makam karena ada pembuatan taman kota
Oleh: Oleh Lajnah an-Nadwah al-Ilmiyyah [LNI] PP. Al-Anwar ’11 –‘1
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Artikel
MENJAGA PERSATUAN DAN KETENANGAN UMAT DALAM BERIBADAH
Oleh: Tim Kajian Karya Ilmiyah PP. Al-ANWAR
Kamis, 10 Mei 2012
Halaman:  Hikmah
Info Singkat
Sabtu, 19 Mei 2012
Pengirim: PANITIA PPDB MA AL-ANWAR SARANG
Sabtu, 19 Mei 2012
Selasa, 12 Jul 2011
Pengirim: tim website
 

Serba-serbi

Print this page Generate PDF
EFEK SAMPING ROKOK PADA DARAH

RIFA'I

Dalam dunia kedokteran ada penyakit yang dikenal dengan istilah Buerger Disiease. Penyakit ini adalah manifestasi dari gangguan pembuluh darah perifer / ujung, terutama kaki pada pria dan tangan pada wanita. Gejalanya meliputi rasa kesemutan, rasa tebal dan luka tak kunjung sembuh. Dalam permasalahan ini, rokok mengandung racun TAR yang bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku dan kurang fleksibel. Akibatnya suplai darah ke daerah ujung menjadi terganggu. Belum lagi kekakuan pada dinding pembuluh darah akan meningkatkan resiko terjadinya thrombus (bekuan darah) yang akan menyumbat aliran darah.

Sementara itu, kita tahu proses penyembuhan luka memerlukan sel-sel pertahanan tubuh yang ada pada darah dengan terganggunya aliran darah. Maka pasokan sel-sel ini berkurang yang menyebabkan luka tidak kunjung sembuh. Dengan demikian, bagi anda yang mengkonsumsi rokok terlalu banyak (pecandu rokok), segeralah berhenti untuk mengantisipasi agar tidak mengidap penyakit ini.

BERHENTILAH SEKARANG ATAU ANDA AKAN MENYESAL!!!

 

Kembali Cetak
Komentar

Komentar

6 + 12 =
Nama * :
Email * :  
Komentar * :  
 

''