Tidak sedikit dari kitab-kitab Sayyid Muhammad yang telah tersebar. Banyak dari kalangan intelektual muslim telah menterjemahkan kedalam bahasa Inggris, Prancis, Urdu, Indonesia, dll. Salah satu karyanya yang sangat terkenal dan populer adalah kitab Mafahim Yajibu an-Tusahhah yang berisi hujjah Ahlussunah Wal Jama’ah tak terbantahkan.

Sayyid Muhammad dalam berbagai kitabnya banyak menyinggung dan mementahkan kritik rekan-rekan senegaranya dari kaum Salafi Wahhabi dan membuktikan kesalahan doktrin-doktrin mereka (wahabi) dengan menggunakan sumber-sumber dalil mereka sendiri.

Dari keberanian ini, Sayyid Muhammad dikucilkan dan dituduh sebagai seorang yang sesat, dicekal mengajar di Masjidil Haram bahkan sering mendapat ancaman pembunuhan.

Di antara kitab karya Sayyid Muhammad adalah Kitab Al-Manhal al-Latif fi Usul al-Hadith al-Sharif, Al-Qawa’id al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mustalah al-Hadits, Tarikh al-Hawadith wa al-Ahwal al-Nabawiyyah, Al-Bushra fi Manaqib al-Sayyidah Khadijah al-Kubra, Abwab al-Faraj (fiqh), Al-Mukhtar min Kalam al-Akhyar dan banyak lagi kitab yang tidak disebutkan dan juga yang belum dicetak.

Sayyid Muhammad wafat pada hari Jumat, 15 Ramadhan 1425 H, di Mekkah dan dimakamkan di sebelah makam ayahnya dan Sayyidah Khadijah sesuai dengan doanya Sayyid Muhammad agar meninggal dunia pada bulan Ramadhan dalam keadaan berpuasa di rumahnya di Makkah.

Kandungan Kitab

Dalam kitab ini terkandung landasan-landasan syariat yang meliputi Al-Quran, hadis, ijma’, qiyas. Lalu terhimpun juga pokok-pokok ilmu fiqih, kebijakan dan ijtihad dari Kibarus Shahabat. Seperti sepak terjang Sayyidina Umar bin Khothob dalam membentuk Koperasi Negara. Kemudian, terkumpul pula sekilas sejarah singkat para Shahabat dan Tabi’n yang berkaliber dan berkompeten dalam bidang ilmu hadis sekaligus proses ijtihatnya. Sayyid Muhammad menjelaskan bagaimana perjalanan sejarah tertadwinnya ribuan hadis dan skema menyebarnya ilmu fiqih kepenjuru dunia di era Kholifah Umar Bin Abdul Aziz.

BACA JUGA :  Keutamaan Bulan Sya’ban dan Kedudukan Doa dalam Meraih Rahmat Allah

1
2
3
Artikulli paraprakKeterkaitan Alam Semesta dengan Nama nabi Muhammad SAW
Artikulli tjetërJangan Remehkan Kebaikan Sekecil Apa pun: Hikmah Besar di Balik Amal yang Tampak Sederhana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini