Beranda Hikmah

Hikmah

Rakus Sumber Kehinaan

0
مَا بَسَقَتْ أَغْصَانُ ذِلٍّ الاَّ عَلَى بَذْرِ طَمَعٍ “Tidak akan berkembang biak cabang kehinaan kecuali di atas bibit kerakusan” Kerakusan adalah bahaya paling besar pada jiwa manusia serta kejelekan yang dapat merusak ubudiyahnya. Bahkan tamak merupakan sumber dari segala bahaya, sebab tamak itu murni bersandar dan...

As-Saairun dan Al-Washilun

0
قَطَعَ السَّائِرِيْنَ لَهُ وَالْوَاصِلِيْنَ إِلَيْهِ عَنْ رُؤْيَةِ أَعْمَالِهِمْ وَشُهُوْدِ أَحْوَالِهِمْ، أَمَّا السَّائِرُوْنَ فَلِأَنَّهُمْ لَمْ يَتَحَقَّقُوْا الصِّدْقَ مَعَ اللهِ فِيْهَا، وَأَمَّا الْوَاصِلُوْنَ فَلِأَنَّهُ غَيَّبَهُمْ بِشُهُوْدِهِ عَنْهَا Allah memutus (menghalangi) pandangan orang-orang yang sedang menempuh jalan kepada-Nya dan orang-orang yang sudah sampai kepada-Nya dari melihat amal mereka...

Cahaya Tentara Allah

0
اَلنُّوْرُ جُنْدُ الْقَلْبِ كَمَا أَنَّ الظُّلْمَةَ جُنْدُ النَّفْسِ . فَإِذَا أَرَادَ اللهُ أَنْ يَنْصُرَ عَبْدَهُ أَمَدَّهُ بِجُنُوْدِ الْأَنْوَارِ وَقَطَعَ عَنْهُ مَدَدَ الظُّلْمِ وَالْأَغْيَارِ “Cahaya itu layaknya tentara (penjaga) hati, sedangkan kegelapan adalah tentara nafsu, bila Allah hendak menolong hamba yang disayangi-Nya, maka Allah akan mengirimkan...

CAHAYA PENERANG

0

Cahaya yang dianugrahkan Allah ke dalam hati seorang murid bisa menyingkap berbagai makna dan hal ghaib, seperti baiknya ketaatan dan buruknya maksiat. Mata hati bisa melihat makna dan hal ghaib kemudian dapat mencapai taraf mengetahui. Dalam melihat makna dan hal ghaib ini, mata hati membutuhkan cahaya, seperti halnya mata biasa yang membutuhkan bantuan cahaya lentera atau matahari ketika akan melihat sesuatu. Cahaya yang dibutuhkan mata hati itu adalah cahaya batin.

CAHAYA KENDARAAN HATI DAN RAHASIA

0

Semua cahaya yang turun di hati manusia adalah ibarat kendaraan hati yang bisa menyampaikan seseorang menuju ke hadirat Allah. Cahaya-cahaya itu merupakan kendaraan rahasia-rahasia Allah. Allah Ta’ala diketahui dengan tarikan dari masyi’ah Allah. Jika Allah berkenan memperkenalkan Diri-Nya kepada hamba-Nya maka hati hamba itu akan dipersiapkan dengan mengkaruniai warid. Hati hamba diterangi dengan Nur-Nya. Tidak mungkin mencapai Allah Ta’ala tanpa dorongan yang kuat dari Nur-Nya. Nur-Nya adalah kendaraan bagi hati untuk sampai ke Hadrat-Nya.

Anda Ingin Bebas Dari Problema ?

0

Al-Warid adalah Al-Ma’arif Al-Uluhiyyah (pengetahuan langsung dari Allah), ini berbeda dengan ilmu biasa yang masuk lewat belajar, mengaji, menghafal dan lain-lain. Al-Warid itu juga masuk kedalam akal, bedanya ilmu biasa yang didapatkan dengan belajar itu bisa baik bisa juga tidak baik, bisa masuk kedalam akal bisa juga tidak, kalau Al-Warid yang langsung dari Allah SWT itu pasti benar dan langsung masuk kedalam akal dan hatimu.

Syarat Diterimanya Amal Kebaikan

0

Amal yang diterima Allah adalah amal yang dilakukan murni semata-mata karena Allah dan mencari keridhoan-Nya, tidak tercampur dengan tujuan yang lain. Disertai mengakui bahwa yang menggerakan untuk beramal itu Allah.

Dosa Kecil dan Dosa Besar Sama?

0

Tidak ada dosa kecil, semua dosa adalah dosa besar jika dihadapkan dengan sifat adil Allah Ta’ala. Karena  sifat adil Allah jika ditampakkan kepada seseorang yang mendapatkan murka-Nya maka luntur semua kebaikannya dan dosa kecilnya sama dengan dosa besar karena Allah menyiksa mereka walaupun mereka melakukan dosa kecil.

Jangan Jadikan Dosa Penghalang Khusnudzon

0

Merasa besarnya suatu dosa itu baik, jika menimbulkan rasa akan bertaubat dan niat untuk tidak mengulanginya untuk selama-selamanya. Tetapi jika merasa besarnya dosa itu akan menyebabkan putus dari rahmat Allah, merasa seakan-akan rahmat dan ampunan Allah tidak akan didapatnya, maka perasaan itu lebih berbahaya baginya dari dosa yang telah dilakukannya, sebab putus asa dari rahmat Allah itu dosa besar dan itu perasaan orang-orang kafir.

Tanda-Tanda Matinya Hati

0

Sangat penting bagi kita untuk selalu menjaga hati dan membuatnya hidup. menjaga hati berarti menjauhkan hati dari perkara-perkara yang membuatnya tidak berkualitas seperti riya’ dan lain-lain. Dan membuat hati tetap hidup berarti memenuhi hati dengan nilai-nilai keimanan, penuh kecintaan, penuh pengagungan dan penuh rasa takut terhadap Allah Swt. lalu langkah apa yang harus dilakukan untuk membuat hati hidup?maka cara yang terbaik adalah dengan menjauhkannya dari sesuatu yang membuat hati mati seperti sebab-sebab yang membuatnya mati dan tandanya.