Sambutan Santri Baru dan Lama

Hal yang menarik pada setiap acara Ta’arufan adalah sambutan dari perwakilan santri baru dan lama. Alasannya, tentu saja karena selalu ada hal seru yang disampaikan setiap perwakilan.

Meski isi sambutan yang kebanyakan memiliki tujuan yang sama. Yaitu rasa terimakasih telah menerima santri baru untuk tinggal bersama, atau harapan dan permohonan agar santri senior berkenan untuk membimbing para juniornya. Namun, cara penyampain dari setiap perwakilan menjadi ciri khas tersendiri yang menarik untuk didengar.Beberapa contoh kecilnya ada pada intonasi dan logat perwakilan santri baru yang masih kental, seperti logat Jakarta, atau Ngapak, yang mampu membuat para pendengar tertawa. Ada pula yang santri baru yang lupa dengan nama ketua pondok karena belum terlalu mengenal beliau, dan beberapa hal seru lainnya.Berbeda dengan santri baru, perwakilan santri lama biasanya lebih siap dan memiliki mental baja. Mereka selalu mengingatkan juniornya agar meluruskan niat dan tujuan mereka mondok di Sarang. Juga menasehati mereka agar betah (jawa: krasan) di pondok. Hal tersebut mereka sampaikan tentunya dengan pembawaan yang unik dan berbeda-beda.

Mauidzotulhasanah

Acara puncaknya ada pada Mauidzotulhasanah yang disampaikan oleh perwakilan Pembina masing-masing khos. Pembina yang diminta untuk menyampaikan Mauidzoh baisanya adalah asatidz yang telah lama mengajar dan menjadi panutan khos tersebut. Namun ada juga Sebagian khos yang langsung  mengundang pengasuh untuk mengisi mauidzoh. Seperti khos Mathla’ul Anwar (MAR) yang mengundang K.H. Ahmad Wafi Maimoen dan khos Darussunan Al-Arba’ah (DSA) yang mengundang K.H. Abdurrouf Maimoen.

Setelah Mauidzoh selesai, acara berakhir dengan doa Maulid Diba’i yang menjadi menutup terbaik dari semua susunan acara yang telah terlaksana.

BACA JUGA :  Kunjungan Panglima TNI & Wakapolri
1
2
Artikulli paraprakMalam Ta’aruf Pondok Pesantren Al-Anwar 1: K.H Muhammad Najih Maimoen Tekankan Keistiqomahan dalam Beribadah dan Keikhlasan dalam Beramal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini