Termasuk anugrah yang besar ketika diberi kesempatan untuk mengikuti jamaah bersama beliau, karena apa?… Dalam jamaah, suasana begitu sangatlah tenang sekali, apalagi kertika beliau melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an yang isinya masalah adzab atau siksa beliau sambil meneteskan air mata, sehingga ma’mun pun ikut meneteskan air mata, meskipun ma’mun tersebut ada sebagian yang tidak tau makna ayat tersebut, ini menunjukkan bahwa begitu dekatnya beliau kepada Allah SWT. Sehingga bisa meresapi kalam-kalam Allah yang dilantunkan.

""

Dan beliau begitu besar perhatianya kepada santri sehingga dalam do’anya pun banyak terkususkan pada santrinya. Mungkin santripun yang sering ikut berjamaah bersama beliau juga bisa merasakan ketenangan jiwanya. Biak berjamaah dishof paling depan, tengah maupun belakang, namun hasil ketenangan jiwa yang diperolih itu tidak sama.

Disamping itu, mungkin santri yang baru akan sering timbul pertanyaan kenapa sih Syaikhuna Maimun Zubair ketika berjamaah selalu di akhir waktu!…Kalau yang kami dengar dari santri Senior dintara alasannya ialah: Biar santri itu ketika setelah belajar bisa isterirahat dulu, agar nanti didalam melakukan ibadah itu merasa lebih tenang. Dan masih banyak alasan beliau kenapa solaat dilaksanakan pada akhir waktu.

BACA JUGA :  Santri Modern; Dilema Paradigma Ekstrem Barat
Artikulli paraprakKekuatan Do’a
Artikulli tjetërBulan Rajab Bulan yang Mulia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini