Dauroh Ilmiyah dan Doa

Habib Alwi mengawali ceramahnya dengan memuji Allah SWT dan mengucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan penuh tawadhu, beliau menyampaikan bahwa duduk saya di tempat ini untuk mengisi Dauroh ilmiyah atas permintaan Syaikhina KH. Abdul Rouf MZ.

Beliau memanjatkan doa agar pondok ini menjadi tempat yang berkah. Beliau juga mendoakan Syaikhina KH. Muhammad Najih MZ, keturunan Almarhum Syaikhina KH. Maimoen Zubair, serta para santri agar selalu mendapatkan keberkahan ilmu dan semoga pertemuan ini berlanjut hingga di surga.

Habib Alwi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para munsyid yang melantunkan sholawat, yang mengingatkannya pada keteladanan Nabi Muhammad SAW, serta mendoakan keberkahan bagi mereka. Beliau menegaskan pentingnya menyebut Rasulullah SAW dalam setiap majelis, mengutip Imam Sufyan bin Uyainah yang berkata, “Jika di sebuah majelis ada dzikir tentang orang-orang saleh, maka di situ akan timbul banyak keberkahan.”

Beliau menceritakan kisah Abu Lahab yang mendapatkan keringanan siksa setiap hari Senin di neraka. Hal ini terjadi karena Abu Lahab pernah memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan memerdekakan budaknya, Tsuwaibah, yang kemudian menyusui Nabi. Dari kisah ini, kita bisa mengambil pelajaran, jika seorang kafir saja mendapatkan syafaat karena memuliakan Nabi, apalagi seorang Muslim yang mencintai Nabinya.

BACA JUGA :  MEMULAI ITU MUDAH, MENUNTASKAN ITU SENI
1
2
3
Artikulli paraprakMEMAKNAI KEMERDEKAAN SEBAGAI BENTUK RASA SYUKUR
Artikulli tjetërSholawat dan Istigosah dalam Rangka HUT RI ke-80 di Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini