Deretan mobil datang dari berbagai daerah, ratusan pasang mata bertemu, tepatnya di halaman pondok pesantren Al-Anwar, malam itu adalah sabtu malam ahad yang bertepatan dengan malam 01 Muharrom 1433 H atau 26 November 2011 M, para tamu dari berbagai daerah baik dari alumni PP Al-anwar maupun para tokoh berdatangan tidak lain adalah bersilaturrahmi dengan beliau KH. Maimoen Zubair untuk mengobati rasa kangen terhadap guru serta untuk memperingati empat puluh hari wafatnya beliau Ibu Hj. Fahimah MZ, beliau adalah istri pertama KH. Maimoen Zubair, seorang yang ahli wirid, salah satu dari wirid yang paling di senangi beliau adalah Sholawat Basyarul Khairot karangan Syekh Abdul Qodir Jailani.
Ada beberapa rangkain ceremonial dalam memperingati 40 hari wafatnya Ibu Hj. Fahimah MZ, selain pembacaan Yasin dan Tahlil yang di pimpin oleh beliau Habib Abu Bakar Assegaf dari Tuban, ada juga Tausyiyah dari perwakilan pihak keluarga dari Sarang atau keluarga dari pihak KH. Maimoen Zubair yang dalam hal ini disampaikan oleh K. Taufiqurrohman Ali Masyfu’ salah satu masyayikh Sarang dan juga pengajar di Madrasah Ghozaliyyah Syafi’iyyah tingkat III Aliyah, sedangkan dari pihak keluarga Ibu Hj. Fahimah MZ di sampaikan oleh KH. Khamid Baidlowi dari lasem yang juga termasuk adik kandung dari beliau Ibu Hj. Fahimah MZ.
Seperti acara pada biasanya, acara yang di pimpin langsung oleh beliau KH. Najih MZ juga di awali dengan Do’a di susul dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang di lantunkan oleh salah satu santri PP Al-Anwar yang berdomisili di Khos (komlek) DH yang bernama Arif Zamzami siswa Muhadloroh Tingkat III, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an mampu membius para hadirin, sekitar lima belas menit lamanya dengan Surat Al-Mulk yang di baca secara utuh dan dengan lantunan yang menyerupai suara Imam Sudais.
Sedangkan Tema Tausyiyah yang disampaikan Oleh beliau K. Fathurrohman Ali yang akrab di sebut Gus Kur berkisar tentang pembahasan Sabar, beliau menjelaskan tentang Sabar dari berbagai aspek kehidupan, diantara yang beliau sebutkan bahwa Sabar adalah " Maqomun Minal Maqomat As-sufiyyah" (sabar adalah salah satu tempat atau tingkatan dari tingkatan-tingkatan yang di miliki oleh para ahli Sufi).
Adapun Tausyiyah yang di sampaikan oleh beliau KH. Khamid Baidlowi berkisar tentang betapa besar dusta golongan Syiah pada masa Rasulullah SAW, serta betapa berbahayanya golongan tersebut pada masa sekarang dan akan datang jika kita tidak mampu membentengi diri kita, beliau juga sempat membaca Syair yang kurang lebih jika di ubah menjadi bentuk prosa berisikan tentang betapa umat islam pada saat ini telah di koyak-koyakan oleh zaman dan peradaban yang maju dari sisi Teknologi namun bobrok dari sisi Aqidah dan moral, selain itu, beliau juga menyebutkan pentingnya posisi seorang kakak kandung putri, beliau mengibaratkan bahwa " Al-ukhtu kabiirotun bi manzilatil um" atau ( kakak putri menempati tempatnya ibu atau ganti dari seorang Ibu). Dengan demikian acara yang berlangsung pukul 20:05 WIB ini berjalan dengan lancar dan Khidmat dan berakhir pukul 22:15 WIB.

BACA JUGA :  Syaikh Dr. Taufiq Al Buthi: Pesantren Ibarat Taman Surga
Artikulli paraprakMajlis Dzikir Dalam Rangka 40 Hari Wafatnya Ibu Nyai Hj. Fahimah Maimoen Zubair
Artikulli tjetërHikmah 227 Pemikiran ilmuwan yang dangkal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini