HAFLAH TASYAKKUR IKHTITAM MA’HAD ALY IQNA’ ATH-THALIBIN PP AL-ANWAR

ppalanwarsarang – Lembaga Pendidikan Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin PP Al-Anwar 1, Jumat (09/02/2024) mengadakan acara HAFLAH TASYAKKUR IKHTITAM . Acara ini merupakan agenda tahunan lembaga pendidikan Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kenikmatan bisa menyelesaikan jadwal pengajian di berbagai tingkatan Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin PP Al-Anwar 1 dari awal hingga akhir tahun 1444-1445 H.

Acara berlangsung di depan kantor Muhadloroh PP Al-Anwar 1 dan mengundang seluruh santri Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin, mulai dari tingkat sanah 1 sampai sanah 4. Turut hadir juga dalam acara tersebut, pengasuh pondok pesantren Al-Anwar 1 Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen, Mudir Lembaga Pendidikan Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin, Syaikhina KH. Abdur Rouf Maimoen dan segenap Dewan Muhadlir.

Acara mulai pada pukul 13.30 WIB dan sebagai pembukaan adalah pembacaan surah Al-Fatihah, berlanjut pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Maulid Diba’I, lalu sambutan-sambutan, meliputi sambutan Rois Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin dan sambutan dari Mudir Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin. Sebagai penutup adalah Mauidzoh Hasanah beserta doa dari beliau Pengasuh PP Al-Anwar 1 Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen.

Sambutan Rois Ma’had Aly

Sambutan Rois Ma’had Aly oleh Ustadz Zainul Amin. Dalam sambutannya beliau menyampaikan laporan dan pengumuman yang berkaitan dengan kegiatan Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin di tahun sekarang maupun mendatang. Kabar baiknya adalah Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin membuka Pendaftaran Baru bagi Musyawirin tingkat Fathul Qarib maupun Mutakhorijin PP Al-Anwar 1.

Sambutan Mudir Ma’had Aly

Syaikhina KH. Abdurrouf Maimoen
Syaikhina KH. Abdurrouf Maimoen

Sambutan atas nama Mudir Ma’had Aly Iqna’ Ath-Thalibin oleh beliau Syaikhina KH. Abdurrouf Maimoen. Beliau menyampaikan salah satu pesan Syaikhina KH. Maimoen Zubair semasa hidup Mbah Moen.

BACA JUGA :  Harlah dan Temu Alumni PP Al-Anwar

“Salah satu hikmah Mbah Moen ingin santri yang sudah selesai dari MGS atau Muhadloroh masih melanjutkan di pondok minimal dua tahun adalah agar kegiatan tidak lagi ada tekanan. Sehingga di pondok kelihatan shodiq (tenanan) atau tidak, serius, ikhlas atau tidak, ukurannya adalah setelah tamat.”

Lalu beliau menyampaikan alasan kenapa perlu melanjutkan minimal dua tahun.

“Hapapan Beliau ketika sudah tamat kemudian balik pondok kok masih giat dan rajin, maka berkah pasti akan mengalir dengan deras, tidak seperti sebelumnya ketika kegiatan masih berada dalam tekanan.”

Mauidzoh Hasanah dan Doa

Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen
Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen

Mauidzoh Hasanah dan doa oleh Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen sebagai penghujung acara. Beliau berharap semoga dengan adanya Ma’had Aly, niat ngajinya bukan karena ijazah atau kelulusan, melainkan karena cinta dengan ilmu agama.

Beliau memberi semangat kepada para santri Ma’had Aly agar lebih giat lagi menghadiri mata pengajian Ma’had Aly. Mempersiapkan sejak dini pengerjaan skripsi, mempelajari bahasa Arab dan bahasa Indonesia (yang baik dan benar) ketika menerjemahkan. Semua itu, harapannya agar para santri mempunyai kualitas yang baik.

“Mbah Moen mbiyen iku seneng sorogan Jauharul Maknun. Dadi, ukurane wong pinter, pinter kitab, pinter ilmu alat niku Ibnu Aqil lan Jauharul Maknun. Angger iso moco iku yo wis liyane gampang. Urusan Fiqh wes maklum, (iso) Fathul Mu’in niku.”

Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen

Artikulli paraprakISRO’ MI’RAJ, KHOTMUL QUR’AN PONDOK PESANTREN PUTRI TAHFIDZUL QUR’AN AL-ANWAR, DAN HARI LAHIR KE-29 RIBATH DARUSSHOHIHAIN
Artikulli tjetërSIGNIFIKANSI NISYFU SYABAN DALAM ISLAM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini