Penanaman Penalaran & Metodologi Kepesantrenan Melalui Nadwah Fiqhiyyah

ppalanwarsarang.com – Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang kembali menggelar Bahtsul Masail yang bertajuk Nadwah Fiqhiyyah ‘Anil Qodloya As-Syar’iyyah yang ke-49. Nadwah Fiqhiyyah sendiri merupakan forum musyawaroh antar pondok pesantren yang membahas tentang pelbagai problematika yang terjadi di zaman sekarang. Acara ini merupakan kegiatan rutinan pondok pesantren Al-Anwar 1 yang sekarang dalam rangka memperingati Maulidiyyah dan Harlah PP Al-Anwar 1 yang ke-57.

Nadwah Fiqhiyyah yang ke-49 berlangsung pada hari Senin-Selasa (11-12/9/2023) di pondok pesantren Al-Anwar 1. Acara ini merupakan bentuk penanaman kembali upaya penalaran serta metodologi kepesantrenan sebagai jawaban atas perubahan zaman yang menuntut adanya permasalahan-permasalahan baru yang perlu dan harus dipecahkan. Berdasar hal itu, pembahasan yang diangkat Nadwah Fiqhiyyah kali ini merupakan permasalahan-permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan bagaimana sudut pandang syariat dalam menyikapinya.

Nadwah Fiqhiyyah ke-49 Dihadiri Para Masyayikh

Dengan hadirnya 20 pesantren yang tersebar, baik dari Madura maupun Jawa, Nadwah kali ini mampu membahas tuntas sebanyak tujuh permasalahan. PP Lirboyo Kediri, PP Raudlatul Ulum Besuk Pasuruan, PP Nurul Cholil Bangkalan Madura dan beberapa pondok besar lainnya turut hadir dalam acara Nadwah tersebut.

Turut hadir juga para Kiai, di antaranya; KH. Muhammad Najih Maimoen, KH. Zuhrul Anam Hisyam, KH. Roghib Mabrur, KH. Said Abdurrahim sebagai dewan Musohhih, dan KH. Muhammad Idror Maimoen, KH. Ahmad Wafi Maimoen, dan Kiai Dawam Afandi sebagai dewan Muharrir.

Rangkaian Acara Nadwah Fiqhiyyah

Para Delegasi Pesantren Jawa dan Madura di Nadwah Fiqhiyyah ke-49

Nadwah yang ke-49 (11-12/9/2023) yang bertempat di Musholla Mathla’ul Anwar PP Al-Anwar 1 terbagi menjadi tiga jalsah. Jalsah pertama berlangsung hari Senin pukul 12.30-17.00 WIB.Jalsah pertama sekaligus pembukaan Nadwah meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Sambutan atas nama Panitia sekalian pembacaan tata tertib Nadwah, dan Sambutan atas nama Pengasuh PP Al Anwar I yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Nadwah jalsah pertama.

BACA JUGA :  Ijazah Syaikhina Maimoen Zubair untuk Alumni PP. AL-ANWAR

1
2
Artikulli paraprakMenyoal Dalil Kesunnahan Sholat Rebo Wekasan
Artikulli tjetërTemu Kangen Alumni HIMMA Bersama Putra-Putra Mbah Moen

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini