Pembacaan Sanad dan Mauidzoh Hasanah

Acara selanjutnya, sekaligus acara inti yakni Mauidhoh Hasanah, Pembacaan Sanad Fathul Qorib, Fathul Mu’in, serta kitab-kitab lainnya, dan juga pemberian ijazah kepada para peserta mudzakaroh serta Do’a sebagai penutup acara.

 

Dalam Mauidzoh kali ini, Beliau menyampaikan bahwa Bulan Sya’ban merupakan simbol perantara antara kita (umat manusia) dengan Allah lewat Nabi Muhammad Saw, sebagaimana Sya’ban adalah perantara (tengah-tengah) antara Rajab dan Ramadhan yang mana bulan Ramadhan merupakan Bulan Umatnya Nabi (رَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي). Dan kita juga harus memperbanyak membaca salawat di bulan Sya’ban ini, karena di bulan Sya’ban turun ayat:

 اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰىِٕكَتَه يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْه وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Beliau berpesan agar Kita sebagai santri harus bersungguh-sungguh dalam mengaji tapi kita juga harus peka terhadap umat muslim di sekeliling kita الشعور بما أصاب المسلمين . Beliau juga berpesan agar kita para santri senantiasa wiridan meskipun tidak banyak, seperti membaca hizb-hizb, istighfar, membaca Al-Qur’an ataupun salawat.

BACA JUGA :  MAULIDIYYAH & HARLAH KE-58 PP. AL-ANWAR 1 SARANG
1
2
Artikulli paraprakAktivitas Jamaah Tabligh Di Masjid Dan Mushola Dalam Kacamata Fiqh
Artikulli tjetërTATA CARA AMALIYAH-AMALIYAH MALAM NISFU SYA’BAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini