Ilqoul Mawa’idz Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H.

Sarang, Rembang – Datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. disambut khidmat oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang melalui kegiatan Ilqoul Mawaidz yang digelar di musholla pesantren pada Selasa malam (16/6/2026). Acara tersebut menjadi sarana muhasabah sekaligus pengingat akan kemuliaan bulan Muharram, salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum) dalam Islam.

    Setelah salat Isya, para santri mulai memadati Musholla Al-Anwar 1 hingga area halaman pondok pesantren. Antusiasme tersebut menunjukkan semangat para santri dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H. melalui kegiatan Ilqoul Mawaidz. Acara ini dihadiri oleh Syaikhina K.H. Muhammad Najih Maimoen selaku pengasuh PP. Al-Anwar 1, para asatidz, serta seluruh santri pondok pesantren Al-Anwar 1.

    Bagi umat Islam, 1 Muharram menjadi momentum memperbarui semangat dalam meningkatkan kualitas keimanan dan amal saleh.

Rangkaian Acara

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat oleh Hadrah Ma’had Al-Anwar yang mengiringi pembukaan acara. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang di lantunkan oleh Sdr. Farid Fakhruddin. Kemudian diakhiri dengan Mauidzotul Hasanah dan Do’a oleh Syaikhina K.H. Muhammad Najih Maimoen.

Mau’idzoh Hasanah

    Dalam Mau‘idzoh Hasanahnya, Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen menyampaikan rasa bahagia atas datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, dan menegaskan kepada para santri agar bersyukur karena sampai saat ini mereka masih menyandang identitas santri.

“kita berbangga lagi, nanti kita masuk bulan muharram ini kita masih menyandang identitas sebagai santri”. Ujar beliau.

    Beliau mengingatkan bahwa tempat berlangsungnya acara ini merupakan lingkungan yang dahulu dihuni dan dihidupkan oleh para ulama saleh, seperti K.H. Maimoen Zubair dan K.H. Zubair Dahlan. Oleh karena itu, berkumpul di tempat ini bukan hanya sekadar menghadiri sebuah acara, melainkan juga tabarrukan serta napak tilas perjuangan para masyayikh yang telah mengabdikan hidup mereka kepada ilmu.

BACA JUGA :  Sholawat dan Istigosah dalam Rangka HUT RI ke-80 di Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang

    Beliau menambahkan bahwa penamaan musholla dengan nama K.H. Zubair Dahlan merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus upaya menjaga kesinambungan sejarah dan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Anwar.

1
2
3
Artikulli paraprakMENGENAL LEBIH DEKAT BULAN MUHARRAM: BULAN ALLAH YANG PENUH KEMULIAAN DAN MOMENTUM MUHASABAH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini