Tidak lupa, Syaikhina K.H. Muhammad Najih turut berpesan agar para santri memanfaatkan bulan Muharam dengan memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah. Untuk menegaskan anjuran tersebut, beliau mengutip hadis Rasulullah ﷺ:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharam. Dan salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim).

Puoso niku kudu kerono Allah Swt.” Tegas beliau.

Doa Penutup

  Sebelum menutup rangkaian acara dengan doa bersama, Syaikhina K.H. Muhammad Najih Maimoen berpesan agar para santri senantiasa menjaga lisan mereka dengan memperbanyak dzikir di bulan Muharam. Di antara dzikir yang beliau anjurkan adalah dzikir yang dibaca secara berjamaah menjelang doa Awalussanah, sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ(×٤)

وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، عَدَدَ مَا عَلِمَ، وَزِنَةَ مَا عَلِمَ، وَمِلْءَ مَا عَلِمَ

“Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, dan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.”

 “Tidak ada daya untuk menghindari kemaksiatan dan tidak ada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung, sebanyak apa yang Dia ketahui, seberat apa yang Dia ketahui, dan sepenuh apa yang Dia ketahui.”

    Melalui anjuran ini, Syaikhina berharap para santri dapat menghidupkan bulan Muharram dengan memperbanyak dzikir dan amal saleh, sehingga memperoleh keberkahan serta menjadi pribadi yang semakin dekat kepada Allah Ta’ala.

BACA JUGA :  MALAM TA’ARUF PP. AL- ANWAR I DALAM RANGKA MENYAMBUT KEDATANGAN SANTRI BARU
1
2
3
Artikulli paraprakMENGENAL LEBIH DEKAT BULAN MUHARRAM: BULAN ALLAH YANG PENUH KEMULIAAN DAN MOMENTUM MUHASABAH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini