Kunjungan silaturahim Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi SE., MM. & Kapolda Jateng, Inspektur Jendral  Polisi Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum. beserta rombongan di Pondok Pesantren Al Anwar pada Kamis Siang (27/12). Turut hadir pula Bupati Rembang, Bapak H. Abdul Hafidz bersama pejabat setempat.

Kedatangan mereka disambut dengan penampilan dari Al Anwar Marching Band. Bertempat di Musholla Mathla’ Al Anwar yang sudah dipadati oleh ribuan santri. Setelah acara dibuka, kemudian para hadirin berdiri bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya serta syair Ya lal wathon gubahan KH. Muhammad Wahab Hasbullah, termasuk Syaikhina Maimoen sebagai bentuk nasionalisme & cinta terhadap NKRI.

Kemudian dalam sambutannya, Syaikhina Maimoen menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah mempunyai dua tugas, tugas nasional, dan tugas islam. Jadi Nabi diutus untuk menjunjung tinggi bangsa Arab sehingga nasionalisasi Arab terjadi dan nabi juga yang pertama kali membuka pintu kemajuan dengan adanya hubungan antar satu Negara dengan Negara lain. “Saya berharap bangsa Indonesia mengikuti nabi, dengan tidak meremehkan yang kecil dan membesarkan yang besar, tapi membina Negara yang gemah ripah loh jinawe, utamanya Jawa Tengah, karena islam besar di Negara melayu setelah pulau jawa, utamanya di jawa tengah karena bisa menyatukan islam dan nasionalisme. Hingga indonesia bisa menjadi Negara yang islamis-nasionalis, dan nasionalis-islamis.” Tutur Syaikhina

""

Kemudian sambutan oleh Bapak Pangdam Mayjend TNI Mochamad Effendi SE., MM, Sebagai orang baru, ia perlu untuk memperkenalkan dan sowan kepada Masyarakat dan Ulama. Beliau memperkenalkan dirinya bahwa ia adalah keturunan orang timur tengah, “yang dimaksud Timur Tengah disini bukan negara Arab, Mesir, Syiria, dan lain-lain ya, tapi perpaduan antara Jawa timur & Jawa Tengah karena ayahnya berasal dari Jawa Timur sedangkan ibunya dari Jawa Tengah.” Ungkapnya

BACA JUGA :  Kunjungan Panglima TNI & Wakapolri

Beliau sangat bersykur bisa sowan terhadap Syaikhina Maimoen, dan menyampaikan “kami (dari TNI,red) ternyata masih memiliki pasukan yang lebih banyak dalam menjaga kedaulatan NKRI, berupa para santri yang berjuang melalui pendidikan dan pendalaman agama. Jadi saya disini meski sebentar, itu sudah mendapatkan ilmu yang banyak.” imbuhnya

Dan sambutan terakhir dari Kapolda Jateng, Inspektur Jendral  Polisi Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum. Beliau menyampaikan atas nama POLRI, dalam hal ini POLDA, sangat berterimakasih kepada masyarakat Jawa Tengah yang telah tertib dalam menjalankan Pilkada kemarin. Sehingga Jawa Tengah masuk dalam kategori daerah teraman dan terkendali ke-32 dari 35 Propinsi se-Indonesia. Hal itu diukur oleh POLRI bersama Bawaslu. Beliau pun berharap agar hal ini dipertahankan sehingga pada pilpres nanti juga dalam keadaan kondusif. Beliau berharap Jawa Tengah nanti ketika pesta demokrasi tetap menjadi daerah yang aman, meskipun terjadi beda pilihan tetapi tidak menjadikan tali silaturrahmi terputus.

Beliau melanjutkan bahwa Syaikhina sudah dianggap seperti orang tuanya sendiri. Karena saat berangkat haji bersama istri sekitar tahun 2000, berada dalam satu kamar. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Syaikhina Maimoen yang telah perhatian kepada keluarganya khususnya dan keluarga besar POLRI umunya.

""

Rankaian acara ditutup dengan do’a dari Syaikhina Maimoen serta pemberian cinderamata.

#ppalanwarsarang #santrisarang #santripesisir

Artikulli paraprakPawai Karnaval Menyebabkan Macet, Hukumnya ?
Artikulli tjetërPerayaan Pergantian Malam Tahun Baru Dalam Sorotan Tasawuf

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini