Tanggal 21 robi’ul awal 1432 H bertepatan hari senin syaikh Ali Bin Abdul Qodir AL- Khudlury Al-Qudururi dari madinah bersilaturahmi ke Syaikhina KH. Maimoen Zubair pengasuh pondok pesantren Al-Anwar sarang dengan rombongannya dari pandaan pada pukul 00.00 WIS, kedatangan beliau langsung disambut oleh Syaikhina KH. Taj Yasin MZ dan para pengurus pondok pesantren Al-Anwar kemudin diperistirahatkan di ndalennya. sebelumnya beliau berkunjung ke-pandaan pasuruan kemudian kepantura. Kedatangan beliau bertepatan dengan haul ibu Hj. Nyai Masthi’ah istri yang ke-9
.

Pukul 07.30 WIS terlihat panitia putri sibuk menyediakan tempat untuk acara tersebut, dan kedatangan para tamu dari berbagai daerah dan local, pukul 09.15 WIS syaikhina KH. Maimoen zubair bersama menantu beliau KH. Zuhrul Anam dari istri ibu Nyai Masthi’ah MZ yang sudah datang sejak tadi pagi mamasuki kediaman putra beliau tersebut untuk menemui syaikh Ali Bin Abdul Qodir AL- Khudlury Al-Quduri yang sudah datang sejak tadi malam, kemudian beliau berbincang-bincang dengannya, terlihat dalam perbincangan tersebut salah satu rombongannya dan menantu beliau, pukul 10.00 WIS syaikhina KH. Najih MZ pengasuh Ribath Darus Shahihain rawuh dalam perbincangan tersebut dan langsung disambut oleh syaikh Ali Bin Abdul Qodir Al-Quduri, tidak lama kemudian syaikhina KH. Abdur Ro’uf MZ mudlir Muhadloroh Al-Anwar rawuh. Dalam perbincaangan tersebut tamu dari madinah tersebut banyak membahas tentang kepribadian Rasulallah Shalallahu â€?alaihi Wasalam dan nasyrul â€?ilmi.

Pukul 11.23 WIS pengasuh pondok pesantren Al-Anwar tersebut keluar dari ndalem putra beliau, perbincangan diteruskan dengan putra dan menantu beliau. Pukul 12.07 WIS syaikh Ali Bin Abdul Qodir Al-Quduri keluar dari ndalem KH. Taj Yasin MZ menuju tempat acara untuk mengisi mau’idloh hasanah dengan penterjemah syaikhina KH.Dr. Abdul Ghofur MZ putra ke dua syaikhina KH. Maimoen zubair dari istri ibu Nyai Masthi’ah MZ dan lulusan terbaik Universitas Al-Azhar Mesir, dalam mau’idlohnya beliau menerangkan tentang faidah membaca surat yasin yang dikirimkan kepada orang yang sudah meninggal, kemudian beliau melanjutkan dengan pembacaan shalawat yang diiringi genjring Al-Anwar dan menutupnya dengan membaca do’a.

BACA JUGA :  Menjauhi Sifat-sifat Yang Menghalangi Ibadah Dan Taqarrub

Syaikhina KH. Maimoen zubair mempersilahkan kepada beliau untuk beristirahat dan meneruskan perbincangan di ndalemnya, hadir dalam perbincangan tersebut syaikhina KH. Abdullah Ubab MZ putra pertama syaikhina KH. Maimoen zubair dari istri pertama dan juga pengasuh pondok pesantren Al-Anwar II, Gondan, disamping itu syaikhina KH. Majid Kamil MZ putra pertama syaikhina KH. Maimoen zubair dari istri ke dua dan Anggota DPRD Kab. Rembang juga hadir.

Terlihat beberapa anggota Drum Band bersiap-siap untuk memeperlihatkan atraksinya didepan syaikh Ali Bin Abdul Qodir Al-Quduri yang masih ada di ndalem, pukul 13.25 WIS beliau dan pengasuh pondok pesantren Al-anwar tersebut keluar untuk menyaksikannya, dalam atraksinya terlihat beberapa fotografer sibuk untuk mengambil foto kedua Ulama’ tersebut, kemudian beliau dipersilahkan untuk istirahat.

Setelah selesai tahlilan dimaqbaroh situmbun tempat disemayamkannya ibu HJ. Nyai Masthi’ah MZ, tamu dari madinah tersebut keluar dari ndalem Ags. Taj Yasin menuju ndalem pengasuh pondok pesantren Al-anwar untuk berpamitan, terdengar suara shalawat dari ndalem yang membuat tim website terusik untuk melihatnya, pukul 16.00 WIS beliau berpamitan dengan menumpangi mobil berplat L 1527 J.

Artikulli paraprakHIKMAH 187 INTROPEKSI DIRI
Artikulli tjetërHikmah ke-38 Pertolongan Allah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini