Acara Ta’aruf juga diisi dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Sdr. Ahmad Maitsal Tsaqofi sebagai perwakilan santri baru.

Dalam sambutannya, Maitsal menyampaikan rasa terima kasihnya, khususnya kepada pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar 1, Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen, serta kepada seluruh masyayikh pondok pesantren karena telah menerima mereka sebagai santri.

“Saya merasa bahagia karena bisa berkumpul dengan para masyayikh dan para santri dalam keadaan sehat. Saya ucapkan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dengan baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Maitsal menjelaskan,

“Saya dan para santri baru lainnya mohon maaf apabila ada kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Kami mohon kepada para pengurus dan santri lama agar senantiasa membimbing kami selama belajar di Pondok Pesantren Al-Anwar tercinta ini.”

Sambutan atas nama santri lama disampaikan oleh Sdr. Syukron Jazilan.

Syukron menyampaikan bahwa para santri lama siap dan akan terus membimbing santri baru selama proses belajar di pondok pesantren.

Ia juga berpesan kepada para santri baru agar selalu bersabar dalam menghadapi berbagai kegiatan di pesantren.

“Kenapa harus sabar? Karena tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Dan tidak ada pengorbanan tanpa kesabaran,” pesan Syukron, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh santri yang memenuhi musholla.

 

Acara kemudian ditutup dengan lanjutan pembacaan Maulid Ad-Diba’i oleh grup Hadroh Marawis Al-Anwar, dan diakhiri dengan doa maulid yang dipimpin oleh Ust. Aziz Muslim selaku ketua Pondok Pesantren Al-Anwar 1.

BACA JUGA :  ISRO' MI'RAJ, KHOTMUL QUR'AN PONDOK PESANTREN PUTRI TAHFIDZUL QUR'AN AL-ANWAR, DAN HARI LAHIR KE-29 RIBATH DARUSSHOHIHAIN
1
2
Artikulli paraprakMENELAN LUDAH SAAT PUASA
Artikulli tjetërAYO MONDOK: BEBERAPA ALASAN PENTINGNYA MENGAJI DI PESANTREN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini