Sabtu 18 Oktober 2014, Sebuah Helikopter terlihat bermanuver di atas lapangan hijau Gondanrojo Kalipang Sarang Rembang, polisi-polisi disekitarnya telah bersiap siaga mengatur lalu lintas dan akan mengawal tamu penting yang akan berkunjung di PP Al Anwar asuhan beliau KH. Maimun Zubair. Setelah take off selesai Perjalanan langsung dilanjutkan dengan mobil Mazda berwarna putih menuju lokasi ndalem mbah Maimoen Zubair yang jaraknya sekitar 3 Km dari lapangan Gondanrojo.

Beliau adalah Bapak Ir. Djan Faridz, Menteri Perumahan Rakyat RI sekaligus seorang politisi handal yang sudah tidak asing lagi.

Setibanya di gerbang PP Al Anwar beliau di sambut hangat oleh iringan musik Marching Band yang bernuansa cinta tanah air "Garuda Pancasila" tepatnya pukul 12 : 20 WIB. Motivasi beliau bersilaturrahim di kediaman Mbah Maimun adalah dalam rangka membahas konflik internal yang terjadi di tubuh partai PPP yang semakin klimaks.

""

Sedangkan beliau Syaikhina Maimun Zubair selaku dewan majlis syari’ah mengusahakan secara maksimal untuk mencapai ishlah di antara dua kubu yang sedang kontra. Sebagai sesepuh Mbah Maimun tidak memihak kubu manapun, beliau tetap memperlihatkan rasa sayangnya terhadap seluruh anggota pejuang partai Islam ini dengan porsi yang sama.

Mbah Maimun tetap konsis dengan apa yang di putuskan oleh musyawarah seluruh dewan petinggi PPP dan itulah yang akan diambil dan tidak bisa di ganggu gugat. Karena menurut dewan petinggi PPP target kriteria untuk menjadi pemimpin dalam partai islam ini tidak hanya unggul saja dalam hal leadership akan tetapi juga loyalitas dan integritasnya kepada para kyai dan masyayikh yang menjadi rujukan dan referensi yang merupakan ciri khas partai yang berlambang Ka’bah ini.

BACA JUGA :  Daftar Kitab Pengajian Balagh Ramadhan PP. Al-Anwar

""

Usai bersilaturrahmi pukul 14:22 WIB Bpk Djan Faridz melepaskan diri untuk berpamitan kepada mbah Maimun Zubair berbekal dawuh-dawuh beliau yang akan direalisasikan dalam kancah politiknya. Selanjutnya di depan ndalem Mbah Maimun berdoa dan mengiringi Bpk Menteri menuju perjalanan pulang.(Ardan/Kamal)

Artikulli paraprakTransgender, Konsekuensinya?
Artikulli tjetërPerjuangan Yang Dilupakan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini