المجموع شرح المهذب (9/ 65) ما نصه:
(نهى رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الرقا فجاء آل عمرو بن حزم إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقالوا يا رسول الله إنه كانت عندنا رقية يرقى بها من العقرب وانك نهيت عن الرقى قال فعرضوها عليه فقال ما أرى بأسا من استطاع منكم أن ينفع أخاه فلينفعه) رواه مسلم وعن عوف بن مالك قال (كنا نرقي في الجاهلية فقلنا يارسول الله ما تقول في ذلك فقال اعرضوا على رقاكم لا بأس بالرقا ما لم يكن فيه شرك) رواه مسلم
Bahwasanya Rasulullah saw, melarang mantra dan sejenisnya, kemudian datanglah keluarga Amr bin Hazm menemui Rasulullah saw, dan berkata; “Sesungguhnya keluarga kami bisa mantra yang dapat menyembuhkan sengatan kalajengking dll, dan sesungguhnya anda wahai Rasulullah melarang hal tersebut.” Rasululullah menjawab; “Perlihatkanlah mantramu itu padaku,” kemudian Rasulullah berkata; “Tidak apa-apa selama mantramu itu mendatangkan manfaat bagi saudara-saudaramu.” (HR. Muslim)
صحيح مسلم (11/ 202) ما نصه:
عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ فَقَالَ اعْرِضُوا عَلَيَّ رُقَاكُمْ لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ
Dari ‘Auf bin Malik r.a, dia berkata: “Kami meruqyah (membaca mantra tertentu) pada masa jahiliyah, kami berkata: “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang itu?” Beliau bersabda: “Perlihatkan ruqyahmu padaku, tidak apa-apa selama tidak mengandung kesyirikan.” (HR. Muslim)
Amalan Melancarkan Rezeki
Adapun untuk memudahkan dan melancarkan rezeki kebiasan para ulama terdahulu adalah dengan membaca surah Al-Waqiah.
عن ابن مسعود رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:” من قرأ سورة الواقعة في كل ليلة لم تصبه فاقة أبدا” رواه البيهقي.
Artinya: “Ibnu Mas’ud berkata, sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda: “Barang siapa membaca surat Al-Waqiah tiap malam maka ia tidak akan miskin.” (HR Al Baihaqi).
وأخرج الديلمي عن أنس قال : قال رسـول الله صلى الله عليه وسلم: علموا نساءكم سورة الواقعة فإنها سورة الغنى
Anas bin Malik r.a, menyebutkan bahwa Rasulullah saw, bersabda, “Surat Al Waqiah adalah surat kekayaan maka bacalah dan ajarkanlah ia kepada istri-istrimu.” (HR Ad-Dailamiy).
Akan tetapi sejumlah ulama menilai hadis di atas tingkatannya lemah. Dinilai lemah karena dalam silsilah perawinya ada seorang yang lemah identitasnya. Meski demikian, membaca surat Al-Waqiah secara rutin ternyata sudah menjadi kebiasaan oleh para ulama terdahulu. Hal ini diungkap oleh Imam Ghazali dalam Kitab Fathu al-Qadir (6/201) yang menyebutkan,
قال الغزالي : يعتاد أولياؤنا من قراءة سورة الواقعة في أيام العسرة
Artinya: “Wali-wali kita membiasakan membaca surat Waqiah di hari-hari yang sulit,”
Selain membaca surah Al-Waqiah para ulama juga menganjurkan agar banyak-banyak membaca istighfar,
ورد في سنن أبي داوود عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من لزم الاستغفار جعل الله له من كل همِّ فرجاً ومن كل ضيق مخرجاً ورزقه من حيث لا يحتسب .
Artinya: Diriwayatkan dari Ibn Abbas, Rasulullah berkata; “Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
NB: Hasil Nadwah Fiqhiyyah Pondok Pesantren Al-Anwar 1
Sarang – Rembang – Jawa Tengah Tahun 1433 H. / 2012 M.



Tolong mind kalau bisa hasil Bahtsul Masail nadwah fiqhiyah maulid kemaren ditampilkan untuk menambah khasanah keilmuan
insya allah akan kami posting