Khutbah Rasulullah Menyambut  Bulan Ramadan

Dalam kitab المطالب العالية محققا  —   ابن حجر العسقلاني (ت ٨٥٢) dari Salman al-Fārisi رضي الله عنه, ia berkata: Rasulullah ﷺ berkhutbah kepada kami pada hari terakhir bulan Sya‘ban, lalu beliau bersabda:

“Wahai manusia, sungguh telah menaungi kalian sebuah bulan yang penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah mewajibkan puasa pada bulan itu dan menjadikan qiyamullail-nya sebagai ibadah sunnah.

Barang siapa melakukan satu amal kebaikan sunnah di dalamnya, maka ia seperti orang yang menunaikan satu kewajiban di bulan selainnya. Dan barang siapa menunaikan satu kewajiban di dalamnya, maka ia seperti menunaikan tujuh puluh kewajiban di bulan selainnya.

Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan balasan kesabaran itu adalah surga. Ia juga bulan kepedulian dan berbagi, bulan di mana rezeki orang-orang beriman dilapangkan.

Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa untuk berbuka, maka baginya pahala seperti memerdekakan seorang budak, sekaligus ampunan atas dosa-dosanya.”

Para sahabat lalu berkata,“Wahai Rasulullah, tidak semua dari kami mampu menyediakan makanan berbuka.”

Maka Rasulullah ﷺ menenangkan mereka:“Allah tetap memberikan pahala itu, meski hanya dengan seteguk susu, sebutir kurma, atau seteguk air.

Dan siapa yang mengenyangkan orang yang berpuasa, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya minum dari telagaku, satu minuman yang tidak akan membuatnya haus hingga ia masuk surga.

Ia juga akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.”

Lalu Rasulullah ﷺ menutup dengan kalimat yang menggugah hati:

“Ramadhan itu… awalnya rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka. Dan siapa yang meringankan beban orang yang berada di bawah tanggungannya pada bulan ini, Allah akan membebaskannya dari api neraka.”

BACA JUGA :  Andai ku orang kaya

 

باب فضل رمضان

١٠٠٦ – قال الْحَارِثُ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ، حَدَّثَنِي بَعْضُ أَصْحَابِنَا رَجُلَ يُقَالُ لَهُ إِيَاسٌ رَفَعَ الْحَدِيثَ إِلَى سَعِيدِ (١) بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ سَلْمَانَ الفارسي قال: خطبنا رسول الله في آخِرَ يَوْمٍ مِنْ شَعْبَانَ فَقَالَ: (٢) يَا أَيُّهَا الناس، إنه قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ من ألف شهر فرض الله (٣) صِيَامَهُ وَجَعَلَ قِيَامَ (٤) لَيْلِهِ تَطَوُّعًا فَمَنْ (٥) تَطَوَّعَ فِيهِ بِخَصْلَةٍ مِنَ الْخَيْرِ كَانَ كَمَنْ أَدَّى فَرِيضَةً فِيمَا سِوَاهُ وَمَنْ أَدَّى فِيهِ فَرِيضَةً كَانَ كَمَنْ أَدَّى سَبْعِينَ فَرِيضَةً، فَهُوَ شَهْرُ الصَّبْرِ وَالصَّبْرُ ثَوَابُهُ (٦) الْجَنَّةُ، وَهُوَ شَهْرُ الْمُوَاسَاةِ، وَهُوَ شَهْرٌ يُزَادُ فِيهِ رِزْقُ الْمُؤْمِنِ مَنْ فَطَّرَ فِيهِ صَائِمًا كَانَ لَهُ عِتْقُ رَقَبَةٍ ومغفرة لذنوبة، قيل: يا رسول الله ليس كُلُّنَا نَجِدُ مَا نُفَطِّرُ (٧) بِهِ الصَّائِمَ، قَالَ -ﷺ-: يعطي الله تعالى هَذَا الثَّوَابَ مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا عَلَى مَذْقَةِ لبن أوتمرة أَوْ شَرْبَةِ (٨) مَاءٍ، وَمَنْ أَشْبَعَ صَائِمًا كَانَ له مغفرة لذنوبه وسقاه الله عز وجل من حوضي شربة لا يظمأ حَتَّى يَدْخُلَ الْجَنَّةَ، وَكَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئًا، وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ، وَمَنْ خَفَّفَ فِيهِ عَنْ مملوكه أعتقه الله من النار.

Artikulli paraprakTATA CARA AMALIYAH-AMALIYAH MALAM NISFU SYA’BAN
Artikulli tjetërUpdate Jadwal Pengajian Balagh Romadlon 1447 H PP. Al-Anwar 1 Sarang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini