Mauidoh Hasanah dan Do’a

Beliau memulai Mauidoh Hasanah dengan mengirimkan bacaan surat al-Fatihah untuk Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki dan Syaikhina al-Magfurlah KH. Maimoen Zubair selanjutya beliau memuji, bersyukur, beristigfar kepada Allah SWT, kemudian bersholawat kepada Rosulullah SAW sang kekasih Agung yang mendapat utusan sebagai rahmat untuk alam.

Dalam sambutanya beliau mengucapakan terima kasih yang banyak kepada Syaikhina KH. Muhammd Idror Maimoen yang telah menyambut dengat penuh kehangatan. beliau sangat menyayanginya sejak pertama kali bertemu, dan menganggapnya sabagai saudara sendiri, dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Syaikhina KH. Taj Yasin Maimoen yang sudah mendapat amanah dan di takdirkan Allah SWT untuk mengemban tugas sebagai wakil gubernur Jawa Tengah dan saya sebelumnya sudah mendoakan beliau agar menjadi kunci kebaikan untuk negara dan masyarakat luas.

Beliau kenal dengan al-Magfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair dari guru beliau Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki. Pada waktu ngaji Abuya Sayyid Muhammad sering kali menceritakan tentang al-Magfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair, saya mencintai  al-Magfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair sebelum saya bertemu dengan beliau, ini yang di namakan dengan kecintaan rohani di mana ruh-ruh saling bertemu sebelum jasad-jasad bertemu. Jadi sebelum pertemuan secara fisik saya sudah mencintai al-Magfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair dan keluarganya, karena merupakan keluarga yang fana’ dalam berkhidmah untuk ilmu dan para salafuna sholih.

Isro’ Mi’roj Mukjizat Agung

Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan tentang Isro’Miroj yang merupakan mukjizat yang agung untuk nabi Muhammad SAW. Mukjizat yang tak di berikan kepada nabi-nabi sebelumnya dan tak pernah di berikan kepada siapapun setelah nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA :  Menolak Bid’ah; Dalil-dalil Kesunnahan Perayaan Maulid Nabi

Dalam awal-awal surat al-Isro Allah SWT menghubungkan beberapa banyak hal; yang pertama Allah SWT menghubungkan dua masjid masjidil haram dan masjidil Aqso. yang kedua menghubungkan nabi Muhammad SAW dan nabi Musa As. yang ketiga menghubungkan umat nabi Muhammad SAW dan bani Israil. yang keempat meghubungkan dua kitab suci taurot dan kitab al-Qur’an, lantas apa hikmah, apa rahasia hubungan-hubungan tersebut ?

Untuk itu, mari kita memahami isyaroh-isyaroh awal-awal surat al-Isro’, kalau kita bertanya, berapa jumplah masjid yang Allah SWT sebut tentunya dua, tapi kalau kita mau menyelami lebih mendalam yang Allah SWT sebut ada tiga, tentunya orang cerdas bisa memahami isyaroh tersebut, yang pertama adalah Masjidil Haram dan yang kedua adalah Masjidil Aqso (semoga Allah SWT membebaskan dari para zionis). Allah SWT menamakan dengan al-Aqso artinya yang paling jauh, dalam kaidah nahwu syaratnya af’alul tafdil harus musyarokah kalau ada yang alim berarti ada yang paling alim, kalau ada yang jauh berarti ada yang paling jauh (yang jauh yaitu masjidil Aqso (al-Quds) dan paling jauh adalah masjid nabi Muhammad SAW di Madinah), dan nabi besabda: “janganlah kalian bermaksud untuk mengunjungi masjid kecuali satu dari tiga masjid:  Masjid Nabawi, Masjid al-Haram, dan Masjid al-Aqso.

Syeikh al-Jalil Prof. Dr. Jamal Faroeq al-Daqqoq al-Azhari bersama Syakhina KH. Muhammad Idror Maimoen
Syeikh al-Jalil Prof. Dr. Jamal Faroeq al-Daqqoq al-Azhari bersama Syakhina KH. Muhammad Idror Maimoen

1
2
3
Artikulli paraprakSEMANGATMU TIDAK AKAN MENEMBUS TAKDIR
Artikulli tjetërISRA’ DAN MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW: MU’JIZAT AGUNG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini