Dalil al-Hadis

(وكونوا عباد الله إخوانا كما أمركم)

Rasulullah SAW. bersabda, “Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana telah diperintahkan padakalian.” [HR. al-Imam Muslim dan yang lainnya.]

(إن أحبكم إلى الله عز وجل الذين يألفون ويؤلفون، وإن أبغضكم إلى الله عز وجل المشاءون بالنميمة، المفرقون بين الإخوان)

Rasulullah saw. bersabda, “Yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla di antara kalian adalah orang-orang yang menyatukan hati dan orang-orang yang hatinya mau disatukan. Sedang orang yang paling Allah murkai di antara kalian adalah orang-orang yang berupaya mengadu domba dan memecah belah antara saudara.” [Riwayat ath-Thabrani dalam al- Awsath dan as-Shaghir.]

(استكثروا من الإخوان فإن لكل مؤمن شفاعة يوم القيامة)

Rasulullah saw. bersabda, “Perbanyaklah saudara, karena di akhirat nanti setiap orang mukmin akan memiliki syafa’at.” (HR. Ibn an-Nazzar)

Orang yang bersaudara hendaknya memelihara berbagai etika persaudaraan. Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang tidak beriman sempurna hingga ia menyukai sesuatu untuk saudaranya sebagaimana sesuatu itu ia sukai untuk ia sendiri.” (HR.al-Bukhari dan Muslim) Maksud sesuatu di sini adalah hal-hal yang berupa amal-amal ketaatan dan hal-hal duniawi yang di perbolehkan, entah yang tampak berupa harta benda, maupun hal-hal yang bersifat maknawi seperti ilmu. Dengan demikian, ia dan saudaranya itu menjadi seperti satu tubuh, sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Kaum mukmin laksana satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya mengeluh sakit, seluruh anggota tubuhnya akan merasa demam dan tidak bisa tidur.” (HR.Muslim dan al-Imam Ahmad.)

Sumber: kitab Tanwirul al-Qulub fi Mu’amalati ‘alami al-Ghuyub, al-Syaikh Amin al-Kurdi

BACA JUGA :  Rabu Wekasan: Keyakinan Turunnya Bala di Rabu Terakhir Shofar
1
2
Artikulli paraprakKISAH AL-‘UTBI DALAM TAWASSUL
Artikulli tjetër RESENSI KITAB MUTAMMIMAH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini