Banyak orang bertanya-tanya mengapa nama Al-Anwar begitu cepat menggelembung hingga ke seantero dunia. Padahal dulunya hanya berupa sebuah mushallah kecil dengan murid yang berjumlah hitungan jari. Banyak ulama-ulama dari luar negeri yang meluangkan waktu untuk berkunjung di Al-Anwar. Ingin melihat Al-Anwar dengan mata kepala. Ada apa gerangan atas semua itu?

Al-Anwar terletak di pinggir pantai yang buminya tandus, asin dan sering telatan air. Bumi yang di tempati Al-Anwar padat. Namun Allah menitipkan secercah cahaya. Cahaya itu tidak lain adalah ulama dan pesantren serta pengajian-pengajian ilmu agama yang cahayanya dapat menembus dari dasar bumi hingga ke langit yang ke tujuh. Membuat para malaikat terkagum-kagum. Mereka dengan antusiasnya membuka sayap dengan selebar-lebarnya untuk pencari ilmu dengan disertai sejuta doa keberkahan.

""

Tidak kalah pentingnya, para bidadari yang cantik nan jelita juga sedang menunggu-nunggu penghuni Al-Anwar di singgasanya nan indah yang dipenuhi dengan taman dan pernak-pernik yang membuat bola mata tak akan jenuh melihatnya. Indah sekali pemandangan itu. Kapan mereka akan segera singgah untuk menjemput bidadari-bidadari itu?

Cahaya itu akan selalu bersemburat dengan terangnya selagi masih ada ulama dan pengajian yang aktif di setiap aula-aula, gotaan-gotaan dan lorong jalan di dalam pondok yang dipenuhi dengan para santri yang sibuk dengan mempelajari kitab ulama salaf. Mereka masygul dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran serta bait-bait tentang sebuah kelimuan Gramatika Arab. Sungguh indah sekali cahaya itu. Membuat mata silau ingin segera mendekatinya.

Biarlah di sana-sana orang sibuk dengan selembar ijazah dan jabatan untuk sesuap nasi dan seteguk air dengan menghalalkan seribu cara. Jangan kau ikuti mereka. Insya Allah selagi cahaya itu masih kau bawa hingga usai ke tempat kelahiran niscaya Allah akan memberikan rezeki yang tidak di sangka-sangka. Jangan ragu dan jangan ragu karena janji Allah pasti benarnya. Allah dan Malaikat-Nya selalu bersamamu. Yang terpenting, berusaha, berdoa dan bertawakkal kepada Allah Swt. Amiin.

BACA JUGA :  Khataman Balagh Romadlon
Artikulli paraprakPanorama Andalusia
Artikulli tjetërSituasi Pesantren Al-Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini