Pengajian Kitab Tafsir Jalalain oleh Syaikhuna Maimoen Zubair pada saat Khataman ini tidak seperti biasanya. Panitia sempat bingung karena tidak sesuai dengan apa yang telah dibayangkan sebelumnya, padahal panitia telah menyiapkan sanad kurang lebih 5ooo lempir, tapi ternyata pada saat pembacaan sanad yang hadir hampir 10.000 orang. Tempat yang disediakan menjadi tidak muat, akan tetapi meskipun demikian, pengunjung khususnya dari Alumni tetap semangat untuk mengikuti khataman Tafsir yang dibacakan oleh Syaikhuna Maimoen Zubair.

Dari kedatangan mereka khususnya para Alumni di samping ingin mencari berkah dari kitab yang dibacakan oleh Syaikhuna, juga pingin bertemu dengan Syaikhuna meskipun cuma sebentar entah itu bertemu secara langsung atau lewat suara dari apa yang telah didawuhkan oleh Syaikhuna pada saat pengajian Kitab Tafsir Jalalain atau pada saat baca sanad.

Termasuk bukti bahwa kedatangan mereka termasuk untuk mencari berkah dari Syaikhuna meskipun mereka dari jauh-jauh dengan meluangkan waktunya untuk datang ke pondok yang tercinta yaitu Al-Anwar dan juga banyak yang tidak membawa kitab sampai-sampai disindir oleh beliau “Bagi orang-orang yang mengaji tidak membawa kitab,dan cuma mendengarkan itu seperti ngajinya para jin “ merekapun tidak marah meskipun disindir seperti ngajinya para jin, karena mereka sudah sangat kangen sekali pada gurunya. Justru kadang santri atau alumni ketika disindir seperti itu malah sangat senang berati beliau Syaikhuna secara tidak langsung masih memperhatikan para santri-santrinya .

Khataman Pengajian Tafsir ini yang hadir tidak hanya dari alumni yang rumahnya dekat saja, tetapi juga dari jauh yang hadir seperti Madura, pekalongan dan juga ada yang dari jakarta, itu semua cuma ingin hadir untuk khataman dan mencari berkah pada gurunya yaitu Syaikhuna Maimoen Zubair.

BACA JUGA :  Tiga Ekor Sapi VS Santri Al Anwar, PP Al Anwar Berkurban
Artikulli paraprakSanad Tafsir Jalalain dari Assyaikh KH. Maimoen Zubair
Artikulli tjetërLuaskan Cakrawala untuk Meneguhkan Tauhid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini