• PERTIMBANGAN HUKUM

Sebagai muslim yang taat, kita harus memahami betul prinsip prinsip syariat. Islam tidak menolak tradisi atau kebudayaan selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat. Salah satu prinsip syariat terkait budaya atau tradisi ditulis oleh ibnu katsir dalam tafsirnya:

  • مختصر تفسير ابن كثير (1/ 102)

قال صلى الله عليه وسلم: «من تشبه بقوم فهو منهم» (أخرجه أحمد وأبو داود عن ابن عمر رضي الله عنهما) فَفِيهِ دَلَالَةٌ عَلَى النَّهْيِ الشَّدِيدِ وَالتَّهْدِيدِ وَالْوَعِيدِ عَلَى التَّشَبُّهِ بِالْكُفَّارِ فِي أَقْوَالِهِمْ وَأَفْعَالِهِمْ وَلِبَاسِهِمْ وَأَعْيَادِهِمْ وَعِبَادَاتِهِمْ وَغَيْرِ ذَلِكَ مِنْ أُمُورِهِمُ التِي لم تشرع لنا ولا نقر عليها.

Terjemah Hadis ini menyatakan bahwa siapa pun yang menyerupai suatu kelompok, maka dia akan dianggap sebagai bagian dari kelompok tersebut. Hal ini menunjukkan larangan yang tegas terhadap menyerupai orang kafir dalam perkataan, perbuatan, pakaian,  perayaan, ibadah, dan hal-hal lain yang tidak diperintahkan dalam agama Islam. Sebagai Muslim, kita perlu menjaga identitas dan prinsip-prinsip agama kita dalam semua aspek kehidupan kita

Terkait bahwa tujuan dapat mempengaruhi hukum dalam konsep tasyabbuh itu terbantahkan oleh Al-Imam As- Suyuthi dalam kitabnya:

  • الأمر بالاتباع والنهي عن الابتداع (ص: 123) لجلال الدين السيوطي

والتشبه بالكافرين حرام وإن لم يقصد ما قصده، بدليل ما روي عن ابن عمر عن رسول الله : ” من تشبه بقوم فهو منهم “. ‏رواه أبو داود وغيره في السنن.‏

Penjelasan ibarot: Menyerupai orang kafir itu haram, bahkan jika niatnya tidak sama dengan mereka. Hal ini didasarkan pada hadis yang menyatakan bahwa siapa pun yang menyerupai suatu kelompok, maka dia dianggap sebagai bagian dari kelompok tersebut. Dalam hal ini, menyerupai orang kafir dalam cara hidup dan prinsip-prinsip mereka yang bertentangan dengan ajaran Islam tetap diharamkan bagi seorang Muslim.

  • KEPUTUSAN HUKUM

Maka dari hasil mauqufah dalam pondok pesantren al anwar perdana ini memutuskan bahwa ekstrakulikuler barongsai di pesantren hukumnya haram. Dikarenakan:

  • Barongasai tergolong tradisi orang kafir yang tidak boleh ditiru apalagi melestarikanya
  • الأمر بالاتباع والنهي عن الابتداع (ص: 125) لجلال الدين السيوطي

واعلم أن نفي مخالفتهم أمر مقصود للشارع؛ لأن الكفر بمنزلة مرض القلب وأشد، -إلى أن قال-. فموافقتهم فيما هو منسوخ بشريعتنا قبيح، وأقبح منه ما أحدثوه من العبادات أو العادات؛ فإنه مما أحدثه الكافرون، وموافقة المسلمين لهم فيه من أعظم المنكرات. فكل ‏ما يتشبهون بهم من عبادة أو عادة، فهو من المحدثات والمنكرات.

Penjelasan ibarot: Persetujuan atau peniruan Muslim terhadap praktik-praktik atau tradisi yang dianggap bertentangan dengan hukum syariat Islam dianggap buruk dan merupakan salah satu bentuk kemungkaran yang paling besar. Selain itu, segala sesuatu yang menyerupai atau ditiru dari praktik-praktik atau tradisi yang berasal dari orang-orang kafir dianggap sebagai inovasi atau kemungkaran dalam agama Islam.

  • Berpotensi kufur. Apabila seseorang yang terlibat dalam kegiatan barongsai meyakini sebagaimana keyakinan mereka, hal ini dapat dikategorikan sebagai tindakan kufur
  • الأمر بالاتباع والنهي عن الابتداع (ص: 106)‏ لجلال الدين السيوطي
BACA JUGA :  Tayammum di Pesawat Terbang

قال الإمام أبو بكر الطرطوشي: فانظروا رحمكم الله أينما وجدتم سِدرةً، أو شجرة، أو عموداً، أو حائطاً، أو طاقة، أو حجراً؛ يقصدها الناس، ويعظمون ‏من شأنها، ويرجون عندها البُرء والشفاء من قبلها، وينوطون بها الخِرَق، ويوقدون عندها شمعاً، أو سراجاً، أو يذرون بها زيتاً، أو غيره، فهي ذات أنواط. ‏فاقطعوها، واقلعوها، وقوله ” ينوطون ” أي يعقلون وهذا أمر منكر قبيح؛ فإن هذا يشبه عبادة الأوثان وهو ذريعة إليها، ونوع من عبادة الأوثان؛ إذ عبدة ‏الأوثان كانوا يقصدون بقعة بعينها لتمثال هناك أو غير تمثال يرجون الخير بقصدها. ولم تستحب الشريعة ذلك، فهو من المنكرات

Penjelasan ibarot: Jika ada pohon, batu, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan khusus dan dijadikan objek penyembahan atau harapan akan perlindungan, maka hal tersebut harus dihilangkan. Karena praktek seperti itu dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala yang dilarang dalam islam. dan diharamkan juga untuk mengaitkan harapan atau ibadah pada objek atau tempat tertentu yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

  • Termasuk mudahanah (toleransi berlebihan hingga terkesan membenarkan tradisi kafir)
  • مرقاة صعود التصديق (ص:62) الحرمين للشيخ محمد نووي الجاوي

(ولا مداهنا) قال صاحب التعريفات: المداهنة هي أن ترى منكرا وتقدر على دفعه ولاتدفعه حفظا لجانب مرتكبه أي بكونه صديقك أو حبيبك أو جانب غيره أو لقلة مبالاة في الدين. اهـ .

  • تفسير مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير (8/ 192)‏ لفخر الدين الرازي

وَالْقِسْمُ الثَّالِثُ: وَهُوَ كَالْمُتَوَسِّطِ بَيْنَ الْقِسْمَيْنِ الْأَوَّلَيْنِ هُوَ أَنَّ مُوَالَاةَ الْكُفَّارِ بِمَعْنَى الرُّكُونِ إِلَيْهِمْ وَالْمَعُونَةِ، ‏‏وَالْمُظَاهَرَةِ، وَالنُّصْرَةِ إِمَّا بِسَبَبِ الْقَرَابَةِ، أَوْ بِسَبَبِ الْمَحَبَّةِ مَعَ اعْتِقَادِ أَنَّ دِينَهُ بَاطِلٌ فَهَذَا لَا يُوجِبُ الْكُفْرَ إِلَّا أَنَّهُ ‏‏مَنْهِيٌّ عَنْهُ، لِأَنَّ الْمُوَالَاةَ بِهَذَا الْمَعْنَى قَدْ تَجُرُّهُ إِلَى اسْتِحْسَانِ طَرِيقَتِهِ وَالرِّضَا بِدِينِهِ، وَذَلِكَ يُخْرِجُهُ عَنِ الْإِسْلَامِ

Penjelasan Ibarot: Haram hukumnya mudahanah yaitu jika seorang melihat kemunkaran dan mampu untuk menghindari/ mencegah akan tetapi ia memilih untuk membiarkanya, bahkan ikut ikutan dikarenakan pelakunya adalah teman, atau yang disayangi, atau bahkan karena rendahnya kepedulian dalam agama. Dan praktek seperti itu tambah haram & berbahaya bila dilakukan terhadap orang kafir.

1
2
3
Artikulli paraprakIdul Adha 1444 H di Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang
Artikulli tjetërMeraih Keistimewaan Tahun Baru Islam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini