Biografi Singkat KH. Muhammad Idror Maimoen
Lahir: 07 November 1985, KH. Muhammad Idror Maimoen, yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Idror, merupakan salah satu putra dari ulama karismatik KH. Maimoen Zubair. Saat ini, beliau menjabat sebagai pengasuh Pondok Pesantren Putri Al-Anwar 1 Sarang, meneruskan estafet kepemimpinan setelah wafatnya KH. Majid Kamil Maimoen. Di antara para putra Mbah Moen, Gus Idror dikenal memiliki kemiripan wajah yang paling menyerupai ayahandanya. Saat menimba ilmu di Mekah, beliau mendapat julukan kehormatan dari gurunya, Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki, yaitu “Maimun Shoghir” atau “Maimun bin Maimun” sebagai bentuk penghargaan atas keilmuannya dan akhlaknya yang mencerminkan ayahandanya.
Riwayat Pendidikan
- Pendidikan Formal:
-Belajar langsung kepada ayahandanya, KH. Maimoen Zubair, sejak usia dini.
-Madrasah Ghozaliyah Syafi’iyah, Sarang, Rembang.
-Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang.
-Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang.
-Ma’had ‘Aly Iqna’ Ath-Thalibin, Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang.
-(Saat ini) menempuh pendidikan Pascasarjana di UIN Sunan Ampel Surabaya, tahun 2025.
- Pendidikan Nonformal:
-Ma’had Nurul Haromain, Pujon, Malang, asuhan KH. Ihya’ Ulumiddin.
-Ma’had Darut Tauhid, Makkah Al-Mukarramah, selama 10 tahun, di bawah bimbingan Sayyid
-Muhammad Alawy Al-Maliki dan diteruskan oleh putranya Sayyid Ahmad bin Muhammad Alawy Al-Maliki.