Kehidupan Pribadi
Gus Idror menetap di Desa Karangmangu RT 04 RW 01, Sarang, Rembang, menempati rumah peninggalan ayahandanya, yang dikenal dengan sebutan Ndalem Kasepuhan. Beliau menikah dengan Nyai Hj. Salma Nabila, putri dari KH. Muhammad Faqih, Langitan, dan dikaruniai tiga orang putri: 1. Anisah Maryam 2. Arejatuz Zahra Aisyah 3. Hujaimatus Zakiyah.
- Pengalaman Organisasi
-Ketua Keamanan PonPes Al Anwar Sarang Rembang
-Pemimpin Redaksi Majalah ISMAH (ikatan santri muhadloroh) Sarang Rembang
-Ketua pendidikan Dewan Murid Madrasah Ghozaliyah Syafi’iyyah Sarang Rembang
-Kepada Sekolah (Mudir) Tsanawiyah , Kepada Sekolah (Mudir) ‘Aliayah (sekarang) Madrasah
-Ghozaliyah Syafi’iyyah Sarang Rembang
– Ketua Majlis Pertimbangan Syariah DPC KAB REMBANG - Aktivitas Sosial dan Keagamaan
Sebagai seorang kiai, Gus Idror aktif dalam dunia dakwah dan pendidikan melalui berbagai majelis ilmu, antara lain:
-Mengisi Majelis Jumat di Masjid Al-Quba Plus, Sarang, Rembang.
-Mendirikan dan membina ormas keagamaan yang dikenal dengan BP. Kiai (Barisan Pecinta Kiai).
-Mengasuh majlis rutin ngaji sore di kantor DPC PPP Kabupaten Rembang, sekaligus menjabat
-sebagai ketua majlis Syariah DPC Kab Rembang