Faktor Hilangnya Kenikmatan

Salah satu penyebab hilangnya kenikmatam adalah menggunakan kenikmatan anggota tubuh kita untuk melakukan kemaksiatan yang menyebabkan kenikmatan itu dicabut oleh Allah Swt. Seperti yang di ungkapkan Sayyidina ‘Ali Bin Abi Thalib dalam sebuah syairnya;

إِذا كُنتَ في نِعمَةٍ فَارعَها     فَإِنَّ المَعاصي تُزيلُ النِعَم

وَحافِظ عَلَيها بِتَقوى الإِلَهِ         فَإِنَّ الإِلَهَ سَريعُ النِّقَم

“Bila kamu mendapat kenikmatan maka jagalah, sebab maksiat dapat menghilangkan kenikmatan. Jagalah kenikmatan itu dengan senantiasa bertakwa kepada Allah Swt, sebab Allah Maha pemberi balasan.”

Imam Junaid berkata, “Aku berkunjung kepada Assary Assaqoti pada saat umurku tujuh tahun dan orang-orang di sekeliling Assary Assaqoti sedang membicarakan syukur. Assary Assaqoti bertanya kepadaku,

“Wahai anak kecil, apa syukur itu?”

Aku menjawab, “Kenikmatan yang diberikan Allah Swt dan tidak digunakan untuk bermaksiat kepada-Nya. Assary Assaqoti berkata, “Aku khawatir bagianmu dari kenikmatan Allah Swt itu hanya berada di lidahmu.”

Maka setelah itu aku terus-menerus menangis sebab perkataan Assary Asssaqoti.

Kisah Syekh Al-Qodhi Abu Suja’ – pengarang kitab Matn at-Taqrib yang terkenal itu cukup untuk kita jadikan sebagai pelajaran. Dikisahkan beliau hidup selama seratus enam puluh tahun akan tetapi tak satupun anggota badanya yang terkena penyakit, semuanya normal dan berfungsi dengan baik. Ketika ia ditanya tentang rahasianya, ia menjawab, “Aku tidak pernah bermaksiat kepada Allah Swt dengan anggota tubuh sebagaimana aku menjaganya dulu di masa muda, maka Allah Swt menjaga tubuhku di masa tua.”

Semoga Allah Swt, memberikan segala kemudahan bagi kita untuk menjadi hamba yang senantiasa bersyukur dan juga berharap mendapat taufik serta hidayah- Nya. Amin

Wallahu A’lamu bis Showab

BACA JUGA :  HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL
1
2
3
Artikulli paraprakMalam Ta’aruf Santri Pondok Pesantren Al-Anwar 1 Sarang Tahun Ajaran 1444-1445 H / 2023-2024 M
Artikulli tjetërHAUL IBU NYAI HJ. FAHIMAH 1444 H (HAUL KE-12) HAUL SYAIKHINA K.H. MAJID KAMIL MAIMOEN KE-3 DAN DOA UNTUK SELURUH MASYAYIKH KHUSUSNYA SYAIKHINA K.H. MAIMOEN ZUBAIR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini