Ahmad bin Baz, ...

0

Fenomena menarik untuk mereka yang sering atau kadang-kadang mengamati Wahhabiyyah. Berikut adalah dialog atau wawancara antara redaksi Harian Al Wathan, Saudi Arabia dengan Ahmad bin Baz tentang fatwa ayahnya (Syeikh Abdul Aziz bin Baz). Artikel berikut diambil apa adanya tanpa editing kata sedikitpun. Tak pelak, wawancara ini mengundang kecaman keras beragam dari simpatisan Syeikh Bin Baz sebagaimana bisa dilihat pada komentarnya di situs Jaridah Al Wathan (Harian Al Wathan).

Tiga Kelompok d...

0
Liberal adalah kelompok yang tetap mengaku sebagai pemeluk Islam, namun tidak bersedia diikat oleh peraturan syari'at agama Islam yang telah baku dan telah menjadi standar hukum di kalangan masyarakat Islam. Kelompok Liberal ini dalam status penolakannya terhadap syari'at Islam bertingkat-tingkat. Adapun yang tergolong kelompok ini antara lain adalah kaum Sekularis, Nasionalis, Pluralis, dan Liberalis. Kelompok ini, pada dasarnya adalah lebih menuhankan akal fikiran dan hawa nafsunya dibanding ketaatan dan ketundukannya kepada syari'at Islam secara utuh

Implementasi Fi...

0
Setelah mengetahui substansi fikih dalam Islam, sebagai ilmu atau kumpulan tata norma yang mempunyai relasi mengikat terhadap aktivitas manusia, yang mana terefleksikan pada hukum wajib, harom, sunnah, makruh atau mubah (Al-Ahkam Al-Khomsah), dan mana legislasi dalam fikih tidak lain untuk mewujudkan kemaslahatan bagi manusia sendiri; sayogyanya marilah diteliti bagaimana fikih diimplementasikan dan diaplikasikan pada tataran praktek. Apakah hukum-hukum yang telah dihasilkan atau yang sedang digodok oleh fikih dan perangkat-perangkatnya terlepas dari realita manusia yang terkena taklif (beban) yuridis atau realita yang harus mengikuti otoritas hukum? Apakah nanti hukum yang diterapkan menimbulkan ekses negatif atau memberikan efek lanjutan yang dapat membahayakan, di samping perlu adanya pemecahan baru (last solution)?

Fikih Islam dal...

0

Fikih sebagai genre disiplin ilmu dalam kajian Islam menempati peran yang sangat signifikan, karena fikih sebagai operasional normatif mempunyai andil urgen (penting) dalam membentuk sosio-kultural masyarakat Islam semenjak masa keemasannya. Kita dapat melihatnya dalam historitas terkontruksi-nya masyarakat Islam yang teratur secara syar'i; baik secara ekonomi, social, cultural, dan politik—walau dalam perkembangannya terpengaruh factor eksternal yang nantinya menimbulkan banyaknya persepsi dalam sikap politik masyarakat muslim waktu itu. Dalam pengamatan para pakar, keteraturan kontruksi social masyarakat Islam yang berdasarkan syari'at (Al-Qur'an dan Sunnah) belum pernah terwujud di belahan dunia manapun (Salah satu pakar yang mengatakan hal ini adalah Syekh Sa'id Hawa dalam Al-Islam).

Tidak Memilih ...

0
Tanggapan yang berbeda justru keluar dari politikus kawakan partai Golkar, Akbar Tanjung. Dia menilai bahwa desakan untuk mengeluarkan fatwa haram tidak perlu direspon. Dalam pandangannya, politik dan pemilu merupakan persoalan dunia yang bersifat profan dan tidak sakral, "masak urusan pemilu dikaitkan dengan agama. Rasanya terlalu berlebihan kalau hukumnya golput itu haram, pengertian haram itu kan berarti melanggar hukum agama", kata mantan ketua umum HMI itu. Dan ketika ditanya mengenai adakah muatan politis di balik desakan Hidayat Nurwahid tersebut? Jawab Akbar, "Bagaimanapun beliau itu politikus. Jadi, dalam setiap statemen bisa saja terselip muatan politisnya".

PALESTINA VS IS...

0
Yahudi merupakan bangsa dari keturunan Israil yang merupakan laqab dari pada nabi ya'qub as. yang juga merupakan cucu dari nabi Ibrahim as. Bangsa Israil yang notabene keturunan Ibrahim dengan istri pertama siti Sarah merasa bangga karena mereka adalah keturunan dari orang terpandang. Mereka mengklaim diri sebagai suku bangsa paling mulia di dunia ini karena mereka adalah keturunan Ibrahim bapak para nabi (abu al-anbiya'). Memang bangsa Israil telah diberi anugrah oleh Allah sebagai manusia / bangsa paling mulia di muka bumi ini, namun hal itu adalah sebelum lahirnya Islam dan nabi Muhammad saw

Selayang Pandan...

0
Allah SWT telah banyak menurunkan Nabi-nabi untuk membimbing bangsa Israel, tapi mereka tidak mengikuti ajaran yang dibawa oleh para Nabi, bahkan sebagian dari pada Nabi ada yang mereka dustakan dan ada sebagian yang mereka bunuh seperti Nabi Zakaria AS dan Nabi Yahya AS.

ANCAMAN LIBERAL...

0
BAGIAN V

Prinsip Hubunga...

0

""Bagaimana sebenarnya Islam membangun hubungannya dengan agama lain?
Adakah pada prinsipnya non muslim harus diperangi hingga menjadi muslim atau hingga terjadi kesepakatan tertentu?
Atau adakah pada prinsipnya hubungan muslim dan non muslim dibangun atas dasar koeksistensi (hidup berdampingan secara damai), sementara genderang perang hanya ditabuh saat musuh (non muslim) menyerang?
Meminjam bahasa media arab, mereka yang mendukung ide pertama dikenal dengan istilah "Ahlul Hujuum". Sedangkan mereka yang mendukung ide kedua dikenal dengan istilah "Ahlud Difaa'".
Mengapa muncul perbedaan cara pandang mengenai prinsip hubungan muslim dan non muslim.
KH Yusuf Qardhawi, terlepas dari keberpihakannya berusaha menguraikan secara sederhana bagaimana dan mengapa.
Artikel ini diambil sepenuhnya tanpa perubahan redaksi dari situs islamonline.net.

Dinamika Fiqh D...

0
Tatkala dunia Islam sedang mengalami perkembangan, Fiqh pernah menjadi bulan-bulanan, kehadirannya selalu dikambinghitamkan sebagai biang kerok kemunduran dan kerterbelakangan dunia Islam. Kepustakaannya yang biasa disebut classical saorces (kitab kuning) selalu dikonotasikan sebagai keusangan yang pada akhirnya mengesankan sifat yang ketinggalan zaman.