NGAJI BARENG HIMMA
Rangkaian Acara HIMMA kemudian dilanjutkan dengan Ngaji Bareng Bersama Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen pada pukul 12.30-15.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan ndalem kasepuhan dan dihadiri oleh para masyayikh, putra-putra Syaikhina KH. Maimoen Zubair, alumni, serta santri senior.


Acara Ngaji Bareng HIMMA ini menjadi salah satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara para alumni dan keluarga besar pesantren, sekaligus menjadi ruang untuk kembali mengingat ajaran, manhaj, dan tarbiyah yang telah diwariskan oleh Syaikhina KH. Maimoen Zubair.
Kegiatan tersebut dipandu oleh KH. Abdullah Mubarok sebagai pembawa acara. Turut hadir dalam acara ini KH. Muhammad Najih Maimoen, KH. Abdul Ghofur Maimoen, KH. Abdurrouf Maimoen, KH. Ahmad Wafi Maimoen, KH. Taj Yasin Maimoen, KH. Muhammad Idror Maimoen, dan KH. Rosyid Ubab Maimoen. Hadir pula KH. Shobih Asrori, Wakil Bupati Pasuruan, serta para santri senior.
Pembukaan dan Rangkaian Acara
Acara pertama diawali dengan pembukaan oleh MC. Kemudian dilanjutkan dengan acara kedua, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Sdr. Muhammad Farid Fakhruddin.
Setelah pembacaan Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan pembacaan Yasin Fadhilah yang dipimpin oleh KH. Abdurrouf Maimoen. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang dipimpin oleh Habib Hanif Basyaiban dan diiringi oleh Grup Hadroh Ma’had Al-Anwar (HMA Al Anwar).

Rangkaian pembacaan Yasin Fadhilah dan Maulid Nabi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan, khususnya sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw. sekaligus sarana memperkuat kecintaan kepada beliau di tengah para alumni dan santri.

KH. Abdul Ghofur Maimoen: Santri Mbah Maimoen Harus Meneruskan Ajaran Beliau
Memasuki acara kelima, disampaikan sambutan atas nama pengurus HIMMA sekaligus sambutan mewakili keluarga oleh KH. Abdul Ghofur Maimoen.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang telah menyempatkan hadir dalam acara Ngaji Bareng HIMMA ini.
Beliau juga menyampaikan pesan kepada seluruh alumni dan santri bahwa mereka semua merupakan santri Mbah Maimoen yang memiliki tanggung jawab untuk meneruskan ajaran-ajaran beliau sesuai dengan kapasitas masing-masing.
“Kita semuanya adalah santri Mbah Maimoen harus meneruskan ajaran-ajaran beliau sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.”


