Kesimpulan

     Sejarah PKI di Indonesia menunjukkan adanya pertentangan antara sejumlah prinsip komunisme yang berkembang pada masa itu dengan kehidupan beragama dan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Pandangan materialistis serta kecenderungan menempatkan agama bukan sebagai dasar utama kehidupan sosial-politik memiliki perbedaan mendasar dengan prinsip tauhid dalam Islam.

      Berbagai konflik yang melibatkan PKI juga meninggalkan korban dan luka sosial yang panjang. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa kepentingan ideologi dan politik tidak boleh mengesampingkan keselamatan, kehormatan, dan martabat manusia. Dalam Islam, menjaga akidah harus berjalan bersama dengan penghormatan terhadap kemanusiaan dan keadilan.

     Karena itu, pesantren memiliki peran penting dalam membentengi akidah sekaligus membentuk generasi yang memahami sejarah, berpegang teguh pada ajaran Islam, dan memiliki akhlak dalam kehidupan bermasyarakat. Akidah perlu diteguhkan, ideologi yang bertentangan dengan prinsip tauhid perlu diwaspadai, dan martabat manusia tetap harus dihormati.

BACA JUGA :  Leburisasi Islam
1
2
3
Artikulli paraprakGolden Rasio : Bukti Keberadaan Sang Pencipta
Artikulli tjetërKejelasan Hukum Transaksi Ilegal Dalam Fiqh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini